Miras Oplosan Kembali Renggut Nyawa Pemuda di Tasikmalaya

TKP

Kamis, 23 Januari 2020 | 21:32 WIB

200123212941-miras.jpg

dok

ilustrasi

WARGA di Kabupaten Tasikmalaya masih hangat membicarakan pemakaman YD (17) dan TD (25), dua pemuda asal Kampung Ceumceum, Desa Jayamukti, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya yang meninggal akibat minuman keras oplosan. Tak selang berapa lama, insiden serupa terjadi di lokasi lainnya.

Setelah meninggalnya YD dan TD akibat minuman keras oplosan, kabar lain datang dari Robi (25). Warga asal Desa Selawangi, Kecamatan Sariwangi, Kabupaten Tasikmalaya itu meninggal akibat minuman keras oplosan. Kejadiannya pada Kamis (23/1/2020) sore sekitar pukul 15.30 WIB.

"Ada satu lagi korban atas nama Robi yang ditangani medis akibat mengalami keracunan alkohol. Korban masuk ke RS sekitar pukul 13.00 WIB," kata dokter jaga IGD RSUD Singaparna Medika Citrautama (SMC) Kabupaten Tasikmalaya,
dr. Septian, kepada wartawan, Kamis (23/1/2020).

Dikatakannya, korban dibawa oleh keluarganya karena mengeluhkan pusing, mual dan merasakan panas dibagian dada.
Selain Robi, ada juga tiga temannya yakni Rizwan (24), Eka (18) dan Nizar (18). Ketiganya masih mendapatkan perawatan intensif di ruang IGD RSUD SMC dengan keluhan serupa.

"Tiga korban lagi masih kami observasi. Kondisinya masih belum sadarkan diri," katanya.

Berdasarkan dua kasus kematian akibat miras oplosan tersebut, polisi masih melakukan penyelidikan.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA