Mahfud Tewas Tersengat Listrik di Musala

TKP

Senin, 20 Januari 2020 | 21:04 WIB

200120210451-mahfu.jpg

dok

ilustrasi

SEORANG Imam Musala Baitul Mutaqqin Karangasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, tewas tersengat listrik. Sementara tiga korban lainnya mengalami luka bakar saat memperbaiki alat pengeras suara, Senin (20/1/2020).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban tewas adalah Mahfud (56). Sementara korban luka yaitu Aceng Sumarno, Zidan, dan Sunoto, semuanya warga Kelurahan Karangasem Utara, Kecamatan Batang.

Para korban, usai menjalankan salat Duhur bermaksud memperbaiki alat pengeras suara musala yang rusak dengan menggunakan tiang penyangga yang terbuat dari besi. Mereka berbagi tugas, dua orang berada di atas musala dan lainnya berada di bawah.

Namun, saat hendak mengangkat tiang penyangga besi, mendadak empat orang yaitu Mahfud, Aceng Sumarno, Zidan, dan Sunoto terpental karena penyangga yang dipegangnya mengenai jaringan aliran listrik.

Warga yang melihat peristiwa itu, kemudian melarikan mereka ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalisari, Batang. Namun seorang korban Mahfud tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit karena mengalami luka bakar yang cukup parah.

Kapolsek Batang Kota, AKP Asfauri mengatakan, peristiwa tewasnya korban Mahfud murni karena kecelakaan kerja saat dirinya bersama rekan lainnya melakukan perbaikan alat pengeras suara musala.

"Ini murni kasus kecelakaan kerja. Tadi, korban langsung sudah divisum dan jenazahnya sudah diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan. Adapun korban lainnya yaitu Aceng Sumarno masih harus mendapat perawatan di RSUD Kalisari Batang, sedangkan Zidan dan Sunoto sudah diperbolehkan pulang karena hanya mengalami luka bakar ringan," terangnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA