Warga Parongpong Temukan Kerangka Manusia di Hutan

TKP

Rabu, 4 Desember 2019 | 20:21 WIB

191204202018-warga.jpg

dok

ilustrasi

KERANGKA manusia ditemukan oleh warga sekitar di kawasan hutan petak 62, Blok Sumur Bandung, RPH Cisarua, Desa Karyawangi, Kec. Parongpong, Kab. Bandung Barat. Petugas gabungan sudah mengevakuasi kerangka tersebut, Selasa (3/12/2019), dan dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung, untuk dilakukan pemeriksaan forensik.

Kerangka tersebut ditemukan di lembah dekat aliran sungai, dengan posisi terlentang dan kondisi tulang sudah mulai terpisah. Jasad tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang mencari rumput.

"Kami dapat laporan dari masyarakat, kemudian melaporkan ke RPH Cisarua, setelah dicek memang benar. Saksi dan RPH segera melapor ke Polsek Cisarua," ujar Kapolsek Cisarua, Kompol Ikhwan Heriyanto saat ditemui di kantornya, Rabu (4/12/2019).

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang yang masih menempel di kerangka tersebut. Di antaranya gelang karet, jam tanpa mesin, gelang kain warna merah putih biru, dan gelang plastik pada bagian kaki.

Selain itu, kata Ikhwan, ditemukan juga kalung Doraemon dan mainan mobil plastik berukuran kecil. Namun tak ditemukan pakaian atau celana.

"Dilihat dari bawaannya dan tidak ditemukan pakaian, kemungkinan korban ini 'agak kurang'. Korban kemungkinan terpeleset, karena di lembah itu ada tebing yang curam," katanya.

Ikhwan belum bisa memastikan jenis kelamin dari kerangka manusia tersebut. Namun menurut dugaannya, jasad tersebut meninggal lebih dari enam bulan yang lalu.

"Memang posisi kerangkanya ada di lembah, kalau dari Polsek ke lokasi sekitar satu jam setengah. Evakuasi sebenarnya akan dilakukan Senin malam, tapi karena kondisinya hujan dan medan berbahaya, maka digeser jadi Selasa," terangnya.

Saat ini pemeriksaan forensik tengah dilakukan oleh pihak RSHS. Pihaknya masih menunggu hasil dari pemeriksaan tersebut. "Belum ada laporan orang hilang, mungkin kalau ada yang mengenali bisa segera melapor ke kepolisian," imbuhnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA