Sempat Lolos, Begal Sadis Ditangkap Saat Bersembunyi di Kamar Mandi

TKP

Selasa, 12 November 2019 | 22:12 WIB

191112215934-sempa.jpg

Agus Somantri

Kapolsek Tarogong Kidul, AKP Alit Kadarusman, saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Mapolsek tarogong Kidul, Jalan Rumah Sakit, Selasa (12/11/2019).


UNIT Reskrim Polsek Tarogong Kidul berhasil membekuk MG (23), satu pelaku begal yang sebelumnya sempat lolos dari kejaran petugas usai melakukan aksinya di sekitar Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (11/11/2019) malam.

MG ditangkap pada Selasa (12/11/2019) sekitar pukul 14.00 WIB atau 17 jam usai kejadian. Ia diringkus tanpa melakukan perlawanan di sebuah kamar mandi bengkel di wilayah Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut.

Sebelum berhasil ditangkap, polisi sempat melakukan pengintaian di beberapa lokasi yang biasa didatangi MG, termasuk bengkel tempatnya bekerja.

"Pelaku kami tangkap di kamar mandi salah satu bengkel di kawasan Karangpawitan," ujar Kapolsek Tarogong Kidul, AKP Alit Kadarusman, di Mapolsek Tarogong Kidul, Jalan Rumah Sakit, Kabupaten Garut, Selasa (12/11/2019).

Kepada petugas, terang Alit, MG mengakui bersama temannya CWY melakukan aksi pembegalan di sekitar Jalan Cimanuk pada Senin (11/11/2019) malam. Motor yang digunakan saat melakukan aksi merupakan motor sewaan.

"Pelaku ini mengaku menyewa motor matik milik tetangganya sebesar Rp 20 ribu. Namun akan kami kembangkan apakah benar motor tersebut milik tetangganya yang disewa atau milik pelaku," ucapnya.

Berdasarkan keterangan MG kepada penyidik, lanjut Alit, usai berhasil melarikan diri dari kejaran petugas, ia langsung mengembalikan motor tersebut ke tetangganya dan kemudian bergegas pulang ke rumahnya.

"Keesokan harinya, MG melakukan aktivitas kesehariannya seperti biasa, hingga akhirnya ia berhasil kami tangkap saat berada di kamar mandi sebuah bengkel," katanya.

Sebelumnya, MG bersama seorang temannya berinisial CWY (25), melakukan aksi pencurian dengan kekerasan (begal) kepada korban Hindan Wulandari (23) saat melintas di Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut pada Senin (11/11/2019) malam.

Pelaku memepet motor korban yang saat itu tengah dibonceng dan mengambil paksa tas yang dibawa korban. Aksi pencurian dengan kekerasaran (begal) yang dilakukan tersangka CWY dan MG tersebut berlangsung cukup cepat.

"Korban saat itu berusaha mempertahankan tas miliknya sampai terjatuh dari sepeda motor. Kemudian berteriak minta tolong. Kebetulan saat itu melintas anggota yang sedang patroli kring serse sehingga langsung mengejar para pelaku," ucapnya.

Alit menyebutkan, sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas dengan dua pelaku yang menggunakan sepeda motor. Hingga akhirnya salah satu pelaku berinisial WCY berhasil diamankan di sekitar pertigaan Jalan Pembangunan-Gordah. Sedangkan satu pelaku lainnya, yaitu MG berhasil melarikan diri.

"Setelah diamankan, pelaku kami bawa ke Mapolsek untuk diperiksa. Kami juga membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan karena mengalami luka yang cukup serius di bagian kakinya. Korban juga kami minta membuat laporan resmi," ucapnya.

Alit menambahkan, aksi yang dilakukan kedua pelaku tersebut tergolong cukup nekat. Karena saat menjalankan aksinya kondisi jalanan masih cukup ramai. Diduga saat beraksi keduanya ada dalam pengaruh alkohol atau minuman keras (miras).

"Memang saat kejadian banyak pengguna jalan yang tidak menyadari apa yang terjadi. Kami juga alhamdulillah karena sedang patroli dan mendengar teriakan korban sehingga langsung mengejar dan berhasil menangkap salah satu pelaku," ujarnya.

Dari tangan pelaku, lanjut Alit, pihaknya mengamankan barang bukti berupa tas milik korban yang berisi telpon genggam, modem, kartu ATM, KTP, dan sejumlah uang tunai. Atas perbuatan yang telah dilakukannya, para pelaku dijerat pasal 365 KUHP tentang pencurian yang disertai kekerasan, "Ancaman hukumannya diatas 9 tahun," katanya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA