Taekwondoin Kota Bandung Pemenang di Kejuaraan Taekwondo Online Eropa

Sport

Selasa, 19 Mei 2020 | 19:38 WIB

200519193938-taekw.jpg

Ferdy Soegito Putra

ATLET Taekwondo Kota Bandung, Jingga Joelanda Sukoco menjadi pemenang ketiga, Pomsae Cadet Individu Putri pada Kejuaran 1st Online World Taekwondo Daedo Open European Championships tahun 2020.

Kejuaran 1st Online World Taekwondo Daedo Open European Championships 2020 ini merupakan kejuaraan Taekwondo online pertama di masa pandemi Covid-19, dan pesertanya berasal dari Asia, Eropa, hingga Amerika.

Dari penuturan orangtuanya, Nining Junengsih, keberhasilan anak semata wayangnya itu didapat setelah Jingga berhasil melewati tahap babak penyisihan. Dia diketahui telah menyingkirkan hampir sebanyak 118 peserta yang berasal dari 30 negara.

"Dari 118 peserta, kemudian Jingga masuk ke semifinal. Di semifinal diambil 50 dan kebetulan di sana Jingga sudah masuk urutan ke-enam dan lolos ke babak final. Di final dia bersaing dengan 8 orang peserta yang lolos lainnya," jelas Nining saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (19/5/2020).

Sebenarnya kejuaraan taekwondo ini sudah berlangsung sejak tanggal (4-10/5/2020) lalu, namun pengumuman hasil juara baru di umumkan hari ini. Adapun teknis pelaksanaan Kejuaraan Taekwondo Online dimulai dari mengirimkan 2 buah rekaman video.

"Video dikirim tiga kali. Di babak penyisihan kita kirim dua jurus, di semifinal dua jurus, terakhir final dua jurus lagi. Alhamdulillah semua bisa dilewati," jelasnya.

Adapun peraih peringkat pertama ditempati oleh atllet asal Amerika Serikat (USA) Juliana Candelaria. Di peringkat kedua ditempati oleh atlet asal Thailand, Poschanan Pattaramool. Dan faktanya, atlet asal Thailand Poschanan pernah dikalahkan oleh Jingga di event Pugnator Badung Sport Tourism Taekwondo International tahun 2019 di Bali.

"Yang Thailand, waktu tahun 2019 dikalahkan Jingga di bali, yaitu di kejuaraan international Pugnator, Badung-Bali, sekarang dibalas," ungkapnya.

Lanjut Nining, selain kerja keras, keberhasilan Jingga juga diperoleh melalui peran para pelatih yang selama ini sudah membinanya. Dan selaku orangtua dia bangga bisa melihat sang buah hati kembali berprestasi dan membawa harum nama Indonesia.

"Bangga, ditengah-tengah pandemi Covid-19 ini masih bisa berpartisipasi mewakili bangsa Indonesia," katanya.

Senada dengan Jingga, dia sangat bersyukur karena bisa kembali meraih prestasi di tingkat Internasional. Dan dia berharap hasil Kejuaraan Taekwondo ini bisa menjadi penambah semangat untuk menghadapi sejumlah tantangan kedepan.

"Sudah pasti senang, mudah-mudahan kedepan bisa terus berprestasi lagi. Bisa membanggakan orangtua pelatih, dan daerah, khususnya Kota Bandung,"kata Jingga.

Selain Kejuaran 1st Online World Taekwondo Daedo Open European Championships 2020. Jingga juga pernah menjuarai beberapa event tingkat internasional. Diantaranya, juara 3 kyorugi di Indonesia Youth and Sport Festival 2015 di Jakarta . Juara 1 pomsae individu di UKM Open Taekwondo Championship (2016) di Malaysia.

Kemudian juara 3 pomsae individu di Bandung Taekwondo International Invitation (BTII) 2017 di Bandung. Juara 2 pomsae di Open Taekwondo International Invitation Championship " King Thropy" 2017 di Jogjakarta. Juara 1 pomsae di Pugnator Badung Sport Tourism Taekwondo International tahun 2019 di Bali.

Apabila di total  kurang lebih ada 38 prestasi yang sudah di raih oleh Jingga mulai dari tingkat provinsi hingga Internasional. Di beberapa kesempatan, Jingga juga sempat di nobatkan sebagai peserta terbaik. Saat ini Jingga merupakan salah satu atlet Pelatihan Cabang (Pelatcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kota Bandung.

 

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA