PON 2020: Jabar Kalah Langkah oleh Jatim dan DKI

Sport

Senin, 9 Desember 2019 | 14:59 WIB

191209145958-pon-2.jpg

R. Ris Imantoro

JAWA Barat tertinggal dari Jawa Timur dan DKI Jakarta dalam melakukan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua. Hal tersebut terungkap pada Obrolan Juara Jabar Juara, Kudu Menang, Bedah Cabang Olahraga "Kekuatan Lawan dan Persiapan Menuju PON XX 2020", yang digelar Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Jabar, di Ruang Kominfo KONI Jabar, Jalan Padjajaran Bandung, Senin (8/12/2019).

Narasumber yang hadir, Binpres Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Jabar, Bayu Firmansyah dan pelatih karate Jabar, Isfan Tanjung, sepakat jika dua Jatim dan DKI Jakarta lebih siap.

"Jatim dan Jakarta sudah melakukan persiapan menghadapi babak kualifikasi hingga ke PON. Sementara Jabar saat babak kualifikasi persiapan mepet. Sekarang kita juga belum dapat kepastian pemusatan latihan daerah menghadapi PON," ungkap Isfan.

Isfan mengatakan, pihaknya meminta kepada KONI Jabar untuk segera melaksanakan Pelatda, mengingat dengan beristirahat lama membuat latihan harus dari awal lagi setelah babak kualifikasi.

"Sekarang atlet diliburkan. Kami tim pelatih hanya meminta untuk berlatih di daerahnya. Kami berharap Pelatda bisa secepatnya dilaksanakan," pintanya.

Hal senada juga diungkapkan Bayu. Menurutnya, saat PON di Jabar persiapan sudah jauh-jauh hari, berbeda dengan sekarang. Jabar kalah dalam melakukan persiapan dibandingkan dengan Jatim dan DKI Jakarta yang sudah melakukan persiapan sejak tahun lalu.

"Kita pastinya menginginkan Pelatda sudah dimulai dari sekarang, tapi karena melihat atlet kita ada yang di Korea dan memperkuat Indonesia di SEA Games, awal tahun sudah bisa dimulai Pelatdanya," katanya.

Kegiatan ini dilakukan Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Barat (Siwo PWI JABAR)  menggelar kegiatan diskusi obrolan juara olahraga bertajuk Kudu Juara, Kudu Meunang, Bedah Cabor, Kekuatan Lawan dan Persiapan Menuju PON XX/2020.

Sebagai badan funggsional yang juga anggota KONO Jabar, Siwo PWI Jabar ingin para wartawan olahraga yang berada lebih peduli terhadap prestasi Jabar di pesta  olahraga nasional empat  tahunan itu.

"PWI Jabar ikut peduli untuk mengawal prestasi olahraga Jabar menuju PON XX Papua," kata  Ketua PWI Jawa Barat,  Hilman Hidayat.

Hilman mengatakan,  melalui diskusi tersebut maka para wartawan olahraga sudah memiliki bahan berita dan  menyiarkan serta  memberitakan hasil diskusinya melalui medianya masing-masing.

"Pekan olahraga nasional merupakan  hajatan besar olahraga di tanah air,  disitu akan terlibat atlet dari Jabar, maka dari itu  masyarakat butuh informasi secara  lengkap mengenai kesiapan Jabar menuju PON nanti, " jelasnya.

Sementara itu,  Ketua Siwo PWI, Irfan Suryadireja  berharap,  dari kegiatan diskusi olahraga itu akan menjadi sebuah masukan bagi semua  pelaku olahraga  yang akan terlibat langsung di ajang PON XX/2020, mendatang.

"Kegiatan ini merupakan ide  dari para wartawan peliput olahraga di  Jawa Barat, dari awalnya hanya sebuah obrolan maka jadilah sebuah ide serta  gagasan untuk membuat  sebuah program  yang  berkesinambungan yaitu diskusi bersama semua cabor yang barlaga di PON XX. Sementara bagi cabor bisa mempresentasikan semua program nya  untuk kita jadikan sebuah informasi yang positif bagi masyarakat di Jawa Barat," katanya.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA