Hari Disabilitas Internasional 2019, Momentum Kebangkitan Prestasi

Sport

Kamis, 5 Desember 2019 | 16:46 WIB

191205164616-hari-.png

MOMENTUM Hari Disabilitas Internasional pada (3/12/2019), Ketua Umum National Paralympic Commite Olahraga National (NPCI) Kota Bandung, Adik Fachrozi, berharap agar para atletnya bisa terus berprestasi hingga ke level internasional.

"Pada beberapa hari lalu kita baru saja memperingati Hari Disabilitas Internasional, melalui momentum tersebut kita akan berupaya agar atlet disabilitas bisa lebih berprestasi lagi kedepan," kata Adik saat dijumpai di Sekretariat NPCI Kota Bandung, Jalan Pajajaran, Kamis (5/12/2019).

Berbicara mengenai preatasi olahraga, disabilitas, Adik menilai bahwa Kota Bandung sudah berhasil menunjukan prestasinya hingga ke level internasional. Contoh terdekat, pada tahun 2020, ke 17 atletnya dipastikan akan memperkuat Kontingen Indonesia di ASEAN Games 2020, Manila, Filipina.

Di luar itu, Kota Bandung juga selalu berhasil menjadi penyumbang atlet terbanyak untuk Jawa Barat di Pekan Paralympic Nasional (Peparnas). Untuk Peparnas 2020, 40% skuad Jabar dikatajan telah didominasi oleh atlet-atlet Kota Bandung.

"Alhamdulillah, di ASEAN Paragames NPCI Kota Bandung telah menyumbangkan 17 atlet, sedangkan di Pelatda untuk Peparnas nanti, dipastikan 40 persennya nya di isi oleh atlet-atlet kita, yang tidak lain adalah atlet binaan NPCI Kota Bandung," katanya.

Membahas mengenai harapan kedepan, ia berharap agar Pemerintah Kota Bandung bisa terus memberikan support terhadap para atlet penyandang disabilitas. Tidak hanya melalui anggaran saja, tapi juga sarana dan prasarana (sarpras) yang memadai.

"Harapan kita kepada pemwrintah, kita berharap pemerintah bisa terus membeikan support terhadap kita. Termasuk sarana dan prasarana yang saya nilai masih belum 100 persen memadai, tentu ini menjadi PR mengingat Kota Bandung telah menjadi barometer pembinaan bagi para atlet disabilitas," katanya.

Membahas mengenai anggaran, ia mengatakan bahwa Kota Bandung sudah cukup diberikan anggaran, meskipun anggaran pembinaan di kota/kabupaten lain sudah lebih tinggi jika dibandingkan degan Kota Bandung.

"Daerah lain ada yang lebih dari kita, sebenarnya sudah cukup. Hanya mungkin perlu ditingkatkan lagi, apa lagi kita sekarang sudah satu level dengan KONI," katanya.

Meskipun demikian, ia tetap berpesan agar para atlet bisa terus menunjukan prestasinya.

"Pesan khusus bagi teman-teman disabilitas mari berprestasi untuk Bangsa dan Negara, dan jadikan hari peringatan ini sebagai motivasi kita dalam mengukir sebuah prestasi," pungkasnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA