Bikin Bangga, Tim Karate Pelajar Indonesia Sabet 5 Medali di Belgia

Sport

Rabu, 13 November 2019 | 20:28 WIB

191113202948-bikin.jpg

minanews.net


TIM karate Indonesia tingkat Sekolah Dasar (SD) berhasil meraih lima medali dalam kejuaraan karate tingkat internasional, "4th Edition of International Karate Open of Province de Liege 2019" di Herstal, Belgia, 6 hingga 13 November 2019. Medali itu terdiri dari tiga emas, satu perak dan perunggu.

"Kami berharap dengan capaian prestasi peserta didik kita yang meraih lima medali dalam turnamen karate Internasional ini dapat memotivasi anak Indonesia untuk selalu dapat berprestasi," ujar Direktur Pembinaan Sekolah Dasar Ditjen Dikdasmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Dr. Khamim di Jakarta, Rabu (13/11/2019).

Turnamen yang digelar setiap tahun itu pada 2019 diikuti 25 negara. Para peraih medali tersebut, yakni Radhitya Rimba Adiyaksa Mahendra dari SDN Ponokawan, Kabupaten Sidoarjo, JawaTimur, meraih medali emas untuk kategori Kata. Kemudian Callysta Almira Cahyati dari SDN Rangkah VI, Kota Surabaya, JawaTimur, meraih medali emas kategori Kata perempuan.

Selanjutnya Muhammad Dhijey Lexsie dari UPT SPF SDN 101770, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, meraih medali emas kategori Kumite dan perak untuk kategori Kata. Terakhir, Ni Kadek Renia Sophia Putri dari SDN 3 Banjar Jawa, Kabupaten Buleleng, Bali, meraih medali perunggu untuk kategori perunggu.

"Kemendikbud memberikan uang pembinaan peraih medali di ajang Internasional yang dilangsungkan di Belgia ini sebesar Rp 5 juta untuk peraih medali emas, Rp 4 juta untuk peraih medali perak, dan Rp 3 juta untuk medali perunggu," terang dia.

Dia menjelaskan, keikutsertaan tim Indonesia itu sebagai bentuk apresiasi kepada siswa yang sudah berprestasi di tingkat nasional. Selain itu juga untuk mengukur tingkat keberhasilan pembinaan tim Indonesia dibandingkan negara lainnya.

"Ini juga upaya penanaman nilai-nilai karakter, yaitu nasionalisme serta sikap positif seperti kemandirian dan sportivitas," katanya.

Khamim berharap peserta didik yang terpilih mewakili Indonesia di turnamen tersebut dapat menjadi duta olahraga yang baik serta mampu berbagi pengalaman kepada teman-temannya sebagai tutor sebaya di zonanya atau zona terdekat di sekitarnya maupun tingkat kabupaten/kota, bahkan tingkat provinsi.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA