"PocariSweat Run 2020", dari Bandung Beralih ke Solo

Sport

Senin, 11 November 2019 | 19:34 WIB

191111193534--poca.jpg

Tok Suwarto

Peluncuran rangkaian kegiatan "Pocari Sweat Run Solo 2020" di Balai Kota Solo, Senin (11/11/2019).


LOMBA lari jarak jauh "Pocari Sweat Run" yang enam kali berturut-turut digelar di Kota Bandung, pada 29 Maret 2020 mendatang akan kembali digelar. Namun lokasinya dialihkan ke Kota Solo.

Di Kota Solo, lomba lari bertajuk "Pocari Sweat Run Solo 2020" yang ditarget diikuti puluhan ribu peserta termasuk pelari mancanegara tersebut, akan dikaitkan dengan promosi budaya dan destinasi wisata.

Ricky Suhendar, Marketing Director PT Amerta Indah Otsuka, menjelaskan kepada wartawan di Balai Kota Solo, Senin (11/11/2019), lomba lari yang digelar setiap tahun tersebut merupakan lomba terbuka termasuk untuk pelari mancanegara. Namun, fokus kejuaraan tetap pada pelari lokal dan nasional, sehingga para atlet lokal dan nasional dipilah dengan pelari partisipan dari mancanegara.

"Dalam lomba terakhir di Bandung, tercatat lebih dari 20.000 orang peserta, termasuk para pelari partisipan dari 15 negara. Kami memilih Kota Solo untuk menggelar lomba lari tanggal 29 Maret 2020 nanti, dengan pertimbangan banyak obyek wisata, budaya dan kuliner yang menarik untuk dikenalkan kepada para peserta lomba lari yang datang dari berbagai penjuru," terangnya.

Menurut Ricky, untuk mengenalkan destinasi wisata kepada para peserta lomba, lintasan lari akan melewati sejumlah situs sejarah, budaya dan kawasan kuliner yang menarik. Start lomba lari yang terdiri dari dua kategori, yakni kategori 10 kilometer atau 10K dan 5 kilometer atau 5K, adalah di bangunan peninggalan kolonial Belanda Benteng Vastenburg. Sedangkan lintasannya antara lain melewati Keraton Surakarta, Pasar Klewer, kawasan mural Singosaren, Museum Keris, Monumen PON I Stadion Sriwedari dan seterusnya.

Menyinggung target peserta "Pocari Sweat Run Solo 2020", Ricky Suhendar belum bisa memastikan, karena masih harus melihat perkembangan setelah pendaftaran dibuka melalui aplikasi pocarisport.id di instagram. Merujuk pada lomba yang terakhir kali digelar di Bandung dengan total peserta lebih 20.000, pihaknya saat itu mengeluarkan 10.000 tiket yang habis dalam tempo 45 menit.

"Dalam lomba tahun 2020 yang untuk pertama kalinya digelar di luar Bandung, kami akan melihat dulu antusias warga Kota Solo dan sekitarnya dalam mendaftar," jelasnya.

Wakil Wali Kota Solo, Achmad Purnomo, yang didaulat meluncurkan awal kegiatan lomba lari "Pocari Sweat Run Solo 2020" bersama sederet artis, seperti Zee Zee Shahab, Sahila Hisyam, Soraya Larasati dan Melani Putria, menjelaskan, setiap tahun di Kota Solo juga digelar lomba lari jarak jauh "Solorun". Pagelaran lomba lari yang dirangkai dengan pengenalan budaya dan pariwisata nanti, dia sebut makin melengkapi even olahraga dan atraksi wisata yang menarik bagi masyarakat luas.

"Kami berharap even lomba lari ini nanti bulan sebatas kegiatan olahraga, tetapi juga kegiatan pariwisata. Dampaknya akan meningkatkan ekonomi masyarakat maupun dunia pariwisata di Kota Solo,” ujarnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA