Jabar jadi Penyumbang Atlet Terbanyak ASEAN Paragames 2020 Filipina

Sport

Rabu, 6 November 2019 | 18:30 WIB

191106183242-jabar.jpg


PROVINSI Jawa Barat dipastikan menjadil penyumbang atlet terbanyak bagi tim Pelatnas yang akan menghadapi ASEAN Paragames tahun 2020 Filipina.

Adapun jumlah atlet Jawa Barat yang tengah bergabung bersama tim Pelatnas ASEAN Paragames 2020 Filipina berjumlah sebanyak 75 orang.

"Untuk ASEAN Paragames di Filipina, sementara ini kita merupakan penghuni Pelatnas yang terbanyak jika dibandingkan dengan provinsi lain, ada 75 atlet di Pelatnas," jelas Ketua Umum National Paralympic Commite Indonesia (NPCI) Jawa Barat, Supriatna Gumilar saat dijumpai di Sekretariat NPCI Jawa Barat, Jalan Pajajaran, Kota Bandung, Rabu (6/11/2019)

Lanjut dia, dari ke 75 atlet tersebut, mayoritas berasal dari cabang olahraga (cabor) andalan Jabar seperti, atletik dan renang. Sedangkan sisanya tersebar di sejumlah cabor yang dipertandingkan, seperti judo, catur, basket kursi roda dan lainnya.

"Yang jelas kita lebih banyak di cabang olahraga atletik yang kedua renang, Jawa Barat memang yang terbanyak dari cabang olahraga tersebut, sisanya berada di cabang olahraga lain, seperti catur dan tenis meja," ungkapnya.

Membahas mengenai target, Supriatna berharap agar para atlet Jawa Barat, minimal bisa memperoleh medali emas. Sehingga tidak hanya terbaik secara jumlah (kuantitas), namun dilengkapi juga dengan kualitas.

Berkaca pada ajang Asian ParaGames Ke-3 tahun 2018, lalu. Dari total perolehan 135 medali Indonesia, setidaknya atlet paralimpik Jabar telah menyumbang sebanyak 16 emas dari 37 medali emas yang telah di raih. 

"Saya menginginkan seperti yang sudah-sudah, kita harus menjadi langganan dan membuktikan bahwa atlet yang berasal dari NPCI Jawa Barat bisa menyumbangkan medali bagi Indonesia. Minimal mendapatkan medali," ujarnya. 

Dengan demikian, keberadaan atlet dan pelatih asal Jawa Barat dalam event ASEAN Paragames 2020 Filipina benar-benar bisa memberikan kontribusi serta prestasi terhadap Kontingen Indonesia.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA