Kreatif di Tengah Pandemi, Cologne Buka Laga dengan Ghost-choreo Gunakan Jersey dan Scarf Suporter

Soccer

Senin, 18 Mei 2020 | 09:11 WIB

200518091135-kreat.jpg

dailymail

Banyak upaya dilakukan klub Bundesliga untuk menghadirkan suporter ke stadion di tengah pandemi. Jika Borussia Monchengladbach memasangi 12 ribu kursi dengan poster raksasa, lain lagi dengan Cologne. Menghadapi Mainz akhir pekan kemarin mereka membuat koreo dari jersey dan scarf milik suporter.

Dikutip dari DailyMail, digelar tanpa penonton di RheinEnergieStadion pihak klub menghiasi salah satu tribun dengan jersey dan scarf yang disusun hingga membentuk huruf FC raksasa. Cologne dikenal juga dengan julukan Effzeh.

Koreo berupa siluet atau motif yang biasanya dilakukan suporter dengan kertas warna-warni ini lazimnya terlihat jelang laga atau di tengah jeda. Publik Inggris mengenalnya sebagai ghost-choreo atau di Jerman geister-choreo. Dan tak ada suporter koreo kali ini dilakukan staf yang memakan waktu empat jam.

Cologne yang saat ini berada di posisi 10 klasemen juga tak bisa menghadirkan maskot klub kambing bernama Hennes IX karena alasan higienitas. Laga tanpa maskot ini menjadi yang pertama bagi Cologne sejak 2008. Sebelumnya maskot beken Eintrach Frankfurt, burung elang Atilla juga absen di laga kontra Monchengladbach yang berakhir dengan kekalahan.

Cologne yang juga memiliki julukan The Billy Goats pertama kali mengenalkan maskot tahun 1950. Mereka mendapat seekor kambing dari kelompok sirkus yang kemudian dinamai sang pelatih, Hennes Weisweiler. 

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA