Nomor 1 Nyaris Tak Dikenal

Merangsek ke Top 5 Pencetak Gol Sepanjang Masa, Jelang Ultah ke-35 Ronaldo Bukukan Rekor Impresif

Soccer

Jumat, 24 Januari 2020 | 11:43 WIB

200124114336-meran.jpg

dailymail

Minggu ini Cristiano Ronaldo naik ke posisi lima dalam daftar pencetak gol sepanjang masa setelah superstar Portugal itu mencetak dua gol di laga  kemenangan Juventus melawan Parma dan gol lainnya saat melawan Roma.

Dikutip dari DailyMail kemarin, pemain berusia 34 tahun itu juga memperpanjang rekor golnya menjadi tujuh pertandingan beruntun Serie A. Menjelang ulang tahunnya yang ke-35 pada 5 Februari mendatang, CR7  mencatatkan 737 gol dari 1.029 laga. Semua merupakan pertandingan di level tertinggi.

Capaian ini sepertinya memicu ambisi ayah empat anak itu untuk tak hanya menyamai tapi melewati Ferenc Puskas, Pele, dan Romario. Mungkinkah?

Onward to 35th best year!

Sejauh ini mantan penyerang Manchester United dan Real Madrid itu unggul dua gol dari legenda Jerman Gerd Muller, yang mencetak 735 kali gol selama kariernya bersama klub dan timnas.

Ronaldo memastikan tempat di jajaran pencetak gol paling mentereng sepanjang sejarah setelah mencapai angka keramat 700 gol pada Oktober lalu.

Sejak itu ia memecahkan sejumlah rekor pribadi. Konsistensi di dalam maupun di luar area penalti membuatnya masuk 10 Besar.

Legenda Jerman Gerd Muller  (kanan) ikut menjebol gawang  Inggris di Piala Dunia 1970.

Saat ini di posisi 10 ada nama Tulio Maravilha, yang mencetak 575 gol berkat karier bersama lebih dari 30 klub. Dua puluh empat tahun merumput  Maravilha juga menyarangkan 13 kali gol dalam 15 laga bersama timnas  Brasil pada 1990 - 1995.

Selama berkarier di negeri Samba, Maravilha sangat produktif. Musim 1995 misalnya bersama Botafogo ia mencetak 67 gol. Ikon Hamburg dan Jerman Barat, Uwe Seeler juga mengoleksi 575 gol sepanjang kariernya.

Berbeda  dengan Maravilha, Seeler mewakili klub yang sama dan mencetak 43 kali lebih banyak gol hasil 73 caps bersama timnas.

Uwe Seeler (kiri) bersama timnas Jerman Barat.

Posisi delapan ditempati pemain Hongaria Ferenc Deak dengan rata-rata tiga gol per pertandingan atau total 220 gol dalam 72 penampilan bersama klub pertamanya, Szentlorinci AC.

Di luar itu Ronaldo juga mengungguli rival abadinya  Lionel Messi yang berada di peringkat tujuh. Selain Ronaldo, kolektor enam Ballon d'Or itu menjadi satu-satunya pemain  dalam daftar 10 besar yang masih aktif merumput.

Lionel Messi kala tampil di final Champions League yang paling mengesankan kontra Manchester United di Roma.

Ferenc Puskas.

Di atas Ronaldo dan Muller adalah nama yang diabadikan sebagai trofi gol terbaik,  Ferenc Puskas. Ia dikenal sebagai pemain yang memperkuat dua tim terbesar sepanjang sejarah.

Di timnas, legenda Hongaria ini menjadi bagian dari deretan geberasi emas Magnificent Magyars. Bersama Real Madrid ia  turut mengangkat Piala Eropa 1960.

Top Ten Record Goal Scorers

9= Tulio Maravilha - 575

9= Uwe Seeler - 575

8. Ferenc Deak - 576

7. Lionel Messi - 717

6. Gerd Muller - 735

5. Cristiano Ronaldo - 737

4. Ferenc Puskas - 746

3. Pele - 767

2. Romario - 772

1. Josef Bican - 805

Brazilian most popular footballer: Pele.

Romario sure..

Mengawali tiga besar, salah satu pemain paling dikenal dari Brasil, Pele dengan 767 gol dari 831 laga. Dia juga memenangi Piala Dunia tiga kali dan gantung sepatu tahun 1977 setelah karier gemilang selama dua dekade.

Kompatriotnya Romario tak kurang membanggakan dengan 772 gol dari 994 pertandingan di posisi runner-up. Sama dengan Pele dan Maravilha, juara Piala Dunia 1994 ini mengklaim telah mencetak lebih dari 1.000 kali di luar lesakan yang setidaknya resmi tercatat Rec.Sport.Soccer Statistics Foundation.

Benar atau tidak, duo sensasional Brasil ini kalah dari nama yang meski memuncaki daftar tapi faktanya kurang populer, Josef Bican.

The man himself: Bican.

Bican yang tak lain bintang lapangan hijau di era ‘30-an mencetak 805 gol. Hingga ini rekornya tak tertandingi. Sebagian catatan gol penyerang yang lesakan kedua kakinya sama-sama tajam ini pun disebut-sebut hilang pasca-1952.

Siapa Bican? Sosoknya ternyata seistimewa koleksi golnya. Ia tampil di panggung internasional dengan mewakili tiga negara.

Setelah memperkuat Austria antara tahun 1933 dan 1936, Bican menjadi bagian timnas Cekoslowakia dari tahun 1938 dan 1949, dan satu pertandingan tunggal untuk Bohemia serta Moravia pada tahun 1939.

Bican pun secara signifikan membantu Austria mencapai semifinal Piala Dunia 1934 dan mencetak 534 gol hanya dalam 274 pertandingan resmi untuk Slavia Praha selama sembilan tahun. Impresif!

See you on top, Cristiano?

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA