Zizou Tak Lagi Inginkan Megatransfer, The Seven Magnificent Bukti Teranyar Dinasti Baru Real Madrid

Soccer

Kamis, 23 Januari 2020 | 14:20 WIB

200123142110-zizou.jpg

dailymail

Real Madrid dikenal sebagai klub yang paling sering memecahkan rekor transfer. Tapi rangkaian transfer terakhir El Real menunjukkan apa yang menjadi sasaran raksasa La Liga tersebut. Sejak pergantian abad, tujuh rekor transfer pecah dan lima di antaranya milik Madrid.

Tapi untuk saat ini tampaknya megatransfer seperti yang dilakukan saat merekrut Luis Figo, Zinedine Zidane, Kaka, Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale sudah berakhir.

Zizou inginkan dinasti baru.

Megatransfer no more.

Dari rekrutan terakhir Reinier Jesus yang bakal dipasangkan dengan Vinicius dan Rodrygo, Madrid tampaknya tengah mempersiapkan generasi baru yang bisa diandalkan di dekade mendatang. Ada tujuh bintang yang kini disiapkan dan sebagian menempa skill dengan status pinjaman.

Siapa saja mereka? Berikut ulasan singkatnya dari Sport Mail:

Reinier Jesus

Disebut-sebut sebagai reinkarnasi Kaka, berposisi midfielder Rein tak pernah absen di skuad timnas mulai dari level di bawah 15 hingga U-17 dan kini U-23. Tembakan dari tepi area menjadi ciri khas eks Flamengo ini.

Ia juga memiliki kapasitas fisik untuk bermain lebih luas dari sayap dengan lintasan diagonal. Untuk saat ini rein bermain di tim B Real Madrid Castilla dan berikutnya klub akan mempertimbangkan opsi terbaik di akhir musim.

Vinicius Junior

Direkrut musim 2017 dengan banderol 60 juta euro atau Rp 933 miliar dari  Flamengo, Vin mencuri perhatian di kejuaraan U-17 Amerika Selatan dengan tujuh gol yang menjadikannya top scorer. Meski belum menjadi kontributor utama gol di tim utama Madrid, tetapi fakta bahwa namanya masuk tim utama di usia 19 tahun menjadi bukti kinerjanya yang sangat mengesankan.

Rodrygo Goes

Tak seperti Vinicius, Rodrygo terbilang produktif untuk urusan gol hingga namanya langsung melesat di tim utama. Pemain forward ini bergabung dengan nilai transfer 45 juta euro atau Rp 679 miliar pada musim 2018.

Lulusan akademi sepak bola terkenal di Santos,  Meninos da Vila ini memang tidak memiliki kecepatan seperti Vinicius tetapi empat gol di empat laga Liga Champions menjadi bukti bakat alaminya sebagai penggedor gawang.

Martin Odegaard

Madrid tidak selalu membeli pemain Brasil meskipun Odegaard sempat berjersey La Canarinha. Awalnya, rekrutmen pemain asal Stromsgodset di usia  16 tahun pada tahun 2015 ini dianggap sebagai kesalahan.

Berniat melengkapi El Galactico, publik kecewa dengan penampilan awal pemain muda Norwegia yang sempat memperkuat tim divisi 1 Belanda, Heereveen itu. Tapi saat kembali ke La Liga musim panas lalu dengan status pinjaman di Real Sociedad, Odegaard langsung memicu seruan comeback ke Bernabeu.

Fede Valverde

Satu lagi pemain berstatus dipinjamkan dengan tetap mendapat pantauan adalah Valverde. Memperkuat Deportivo, kini namanya masuk jajaran  gelandang muda terbaik Eropa.

Valverde memulai debutnya bersama Penarol Uruguay di usia 16 tahun dan menandatangani kontrak dengan Madrid senilai  5 juta euro (Rp 75 miliar) tahun 2015. Saat itu ia  merupakan  pemain timnas Uruguay U-17 yang menjanjikan. Diplot dengan dengan Odegaard, duo ini diprediksi akan sangat istimewa.

Takefusa Kubo

Di musim yang sama saat wonderkid Barcelona, Ansu Fati mencetak 56 gol di tim junior Barca, Kubo menjaringkan 73 gol. Barcelona kehilangan Kubo  setelah  melanggar aturan transfer di bawah umur dan dijatuhi hukuman oleh FIFA.

Tetap memantau penampilannya  di Jepang dengan harapan kembali merekrutnya, rupanya Madrid mendahului Barca  dengan membelinya dari Tokyo FC tahun lalu. Memulai debut setelah latihan kandang pramusim Madrid bersama Eden Hazard, kini Kubo dalam status pinjaman di Mallorca.

Marco Asensio

Satu lagi amunisi muda Madrid yang terkoneksi dengan Mallorca dan Barcelona. Asensio nyaris berjersey Barcelona musim  2014. Namun sebelum terwujud direktur olahraga Andoni Zubizarreta yang teryakinkan oleh bakat alaminya  mengatakan pada klub untuk merekrutnya.

Terlibat tarik ulur dengan klub lamanya Mallorca terkait nilai transfer  4,5 juta euro (Rp 80 miliar) yang meminta uang di muka, Asensio resmi dikontrak Madrid pada Januari 2015. Setelah masa pinjaman yang sukses di Espanyol, namanya masuk timnas Spanyol.

Musim ini cedera ligamen membuatnya melewatkan awal liga yang bisa menjadi kampanye penting baginya untuk menunjukkan skill. Diharapkan pulih maksimal, Asensio dipastikan akan melengkapi tujuh pemain muda Real Madrid. Tak hanya mencetak gol tapi bersama membangun dinasti baru La Liga.

That's the plan!

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA