Dramatis, Akhirnya AC Milan Tundukkan Udinese

Soccer

Senin, 20 Januari 2020 | 00:03 WIB

200120000331-drama.jpg

Daily Mail

Ante Rebic menjadi pahlawan kemenangan AC Milan pada laga melawan Udinese.

AC Milan meraih kemenangan dramatis atas Udinese dengan skor 3-2 pada laga Serie A Italia di Stadion San Siro, Ahad (19/1/2020). Gl Ante Rebic di menit terakhir membawa Milan naik ke peringkat delapan klasemen sementara.

Kemenangan ini menjadi ketiga kalinya di berbagai kompetisi sejak kembalinya striker Zlatan Ibrahimovic.

Kedatangan Ibrahimovic yang sebelumnya pernah membela Milan pada musim 2011-12 ini seperti memberi suntikan semangat dan moral bagi pemain lain. Pelatih Stefano Pioli mengakui perekrutan eks pemain Inter Milan dan Juventus ini memberi efek positif bagi Rossoneri.

Kedatangannya merupakan kiriman dari Tuhan seperti ditunjukkan di pertandingan maupun latihan. Bahkan Pioli menyebutnya sebagai 'kiriman dari Tuhan'. Bagaimana tidak, meski sudah berusia 38, Ibrahimovic tetap menampilkan performa terbaik sehingga mengangkat tim.

"Zlatan menunjukkan bukan menjadi dekorasi atau patung tetapi sebagai pemain besar. Dan itu diperlihatkannya di lapangan," kata Pioli seperti dikutip The World Game.

"Kedatangannya merupakan kiriman dari Tuhan seperti ditunjukkan di pertandingan maupun latihan. Dia sosok pemain yang tidak ingin kalah di setiap pertandingan. Itu yang membuat dia mampu mengangkat tim," ujarnya.

Sejak kedatangan Ibrahimovic, Milan memang tak pernah kalah lagi. Demikian pula saat menjamu Udinese. Dirinya mampu menginspirasi tim. Mereka tertinggal lebih dulu lewat gol cepat dan kemudian pertandingan sempat diprediksi berakhir imbang namun akhirnya bisa dimenangkan lewat gol di menit 90+3.

Kemenangan tuan rumah memang dramatis. Pasalnya, Milan mengawali laga dengan buruk. Pertandingan baru berjalan enam menit, gawang Gianluigi Donnarumma sudah kebobolan.

Gol tercipta saat Donnarumma meninggalkan gawang untuk berebut bola dengan Kevin Lasagna saat terjadi sepak pojok. Namun bola justru jatuh di kaki Jens Stryger-Larsen yang tidak kesulitan melepaskan tendangan ke gawang yang kosong.

Tertinggal 0-1, Milan langsung memberi tekanan kepada lawan. Hanya serangan mereka tak pernah membuahkan hasil. Milan baru mendapatkan peluang lewat Samu Castillejo di menit 35. Namun sepakannya masih bisa diantisipasi kiper Juan Musso.

Milan kembali mendapat peluang melalui Ibrahimovic. Hanya, penyerang asal Swedia ini gagal memanfaatkan umpan dari Theo Hernandez. Skor 0-1 untuk Udinese bertahan sampai akhir babak pertama.

Pioli memasukkan Rebic menggantikan Jack Bonaventura di babak kedua. Hasilnya tak sia-sia. Baru dua menit dimasukkan pemain asal Kroasia ini langsung membobol gawang Udinese untuk menyamakan kedudukan.

Ini merupakan gol pertama Rebic bagi Milan di Serie A. Sejak direkrut dari Fiorentina pada 2015, dirinya memang tak pernah mencetak gol.

Setelah menyamakan kedudukan, Milan kian bersemangat menekan Udinese. Mereka akhirnya berbalik unggul saat Hernandez mencetak gol di menit 71. Ini merupakan gol kelima dari bek kiri asal Prancis yang menjadikannya sebagai top scorer klub.

Namun Udinese menolak menyerah. Mereka sukses menyamakan kedudukan melalui Lasagna di menit 85. Gol itu tercipta setelah Stryger-Larsen dari sisi kanan melepaskan umpan silang yang disambut Lasagna. Dirinya sempat mengecoh bek Andrea Conti sebelu membobol gawang Milan.

Saat pertandingan diperkirakan imbang, Rebic sukses mengubah keadaan. Tendangan kaki kirinya menembus gawang Udinese di injury time. Gol kemenangan yang dramatis karena tak lama kemudian pertandingan berakhir dengan skor 3-2 untuk Milan.

Kemenangan itu membawa Milan naik ke peringkat delapan dengan poin 28. Sedangkan Udinese tertahan di posisi 13 dengan poin 24.

Editor: H. D. Aditya

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA