Gunakan Skema Tak Biasa, Hilangkan Satu Gelandang demi Ronaldo UEFA "Edit" Formasi Team of The Year

Soccer

Kamis, 16 Januari 2020 | 11:33 WIB

200116113231-gunak.jpg

dailymail

UEFA baru saja merilis tim terbaik 2019 pilihan para pencinta bola. Tapi baru sehari dirilis, Rabu (15/1/2020) kemarin kini terungkap jika formasi dalam skema 4-2-4 itu ternyata “hasil editan”. Dikutip dari DailyMail, UEFA mengubah formasi tim terbaik versi para penggemar bola untuk  mengakomodasi Cristiano Ronaldo. Demikian diungkap Sportsmail.

Sebelumnya pada hari Rabu, UEFA mengumumkan siapa saja yang masuk Starting XI. Disambut para penghobi bola sepak Eropa, nyaris luput jika susunan pemain ditempatkan dalam formasi yang  jarang digunakan.

Hasil editan?

Sempat memicu  pertanyaan kini terungkap jika penempatan empat striker dilakukan karena megabintang Portugal Ronaldo finis di urutan empat di bawah Lionel Messi (Bercelona), Sadio Mane (Liverpool) dan Robert Lewandowski (Bayern Munich).

Laporan Sporstmail menyebut, tak sepakat dengan hasil voting  para petinggi  UEFA pun memilih formasi 4-3-4 demi mengalokasi Ronaldo dan menghilangkan satu posisi gelandang.

CR7 in.

Dalam hal ini UEFA urung memasukkan  gelandang Chelsea, N'Golo Kante. Langkah UEFA itu pun menimbulkan pertanyaan serius terkait integritas hasil voting yang melibatkan setidaknya dua juta pemilih. Selain kemungkinan memicu kemarahan mereka yang sudah memberikan suara pada Kante.

UEFA FANS' TEAM OF 2019 

Goalkeeper: Alisson

Defence: Trent Alexander-Arnold, Matthijs De Ligt, Virgil Van Dijk, Andy Robertson

Midfield: Frenkie De Jong, Kevin De Bruyne

Attack: Lionel Messi, Robert Lewandowski, Cristiano Ronaldo, Sadio Mane

Messi tak tergoyahkan.

Fakta lainnya, perubahan formasi ini pula yang membuat pengumuman hasil The Best XI kali ini mundur satu minggu dari yang dijadwalkan.  Sumber Sporstmail menyebut, “Langkah yang keliru. Ini jelas kecurangan dalam pengumpulan suara. “

Ia bahkan mempertanyakan jika popularitas Ronaldo mampu membuat mereka mengubah formasi, apalagi yang mungkin terjadi di belakang layar. Sementara itu, juru bicara UEFA menyebut perubahan dilakukan karena Ronaldo mampu membawa Portugal memenangi Liga Bangsa-Bangsa.

"Formasi tim tahun ini dipilih sebagai cerminan suara para penggemar yang secara paralel berbanding lurus dengan prestasi para pemain di kompetisi UEFA." Hasilnya, ada lima pemenang Liga Champions UEFA dan empat finalis Liga Bangsa UEFA (termasuk satu pemenang). Disinggung mengenai formasi 4-2-4 untuk tim terbaik kali ini sisebutkan juga jika formasi berubah secara berkala  dan tidak terkecuali tahun ini.

Kante out.

Pemain Manchester City, Bernardo Silva yang juga anggota timnas Portugal  berada di urutan 12 dalam jajak pendapat, tapi diperkirakan namanya tak ada dalam daftar karena faktor “keengganan” mengganti Kante dengan pemain di posisi yang sama.

Soal formasi 4-2-4, dalam lima dari enam tahun terakhir pemilihan The Best XI versi para penggemar bola, UEFA biasa menggunakan skema 4-3-3 dengan pengecualian musim 2017 ketika 4-4-2 menjadi pilihan.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA