17 Tahun 40 Hari

Pencetak Gol Termuda Ajang Liga Champions, Wonderkid Barcelona Ansu Fati Akhiri Rekor 22 Tahun POQ

Soccer

Rabu, 11 Desember 2019 | 10:00 WIB

191211095704-barca.jpg

dailymail

Tampil di laga pemungkas Grup F Liga Champions kontra wakil Italia, Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (11/12/2019) dini hari tadi pemain muda Barcelona, Ansu Fati  ikut memastikan kemenangan timnya. Tak itu saja, Ansu ikut mengubur mimpi Nerazzuri ke fase gugur dalam pertandingan yang berkesudahan 2-1 itu.

Anything else? Ansu yang mencetak gol satu menit setelah masuk menggantikan Carles Perez, pencetak gol pertama Barca  yang sempat disamakan Romelu Lukaku, ternyata mengakhiri rekor 22 tahun milik pemain Olympiacos Peter Ofori-Quaye (POQ) untuk pencetak gol paling muda di ajang Liga Champions.

Remember his nama: Ansu Fati.

New record.

Ansu tepat berusia 17 tahun 40 hari kala membobol gawang tuan rumah. Jauh lebih muda dari pemegang rekor sebelumnya yang dicatatkan pesepak bola Gana, Peter Ofori-Quaye dalam pertandingan Olympiacos kontra  Rosenborg di Liga Champions edisi 1997-1998.

Ofori-Quaye lebih tua 154 hari atau berusia 17 tahun 194 hari saat menjadi pencetak gol termuda di laga penyisihan grup pada Oktober 1997. Bagi Ansu gelar pencetak termuda juga sudah dikantongi sebelumnya yaitu di awal musim sebagai kontributor gol paling muda El Barca. Ansu  juga pemain termuda ketiga yang mencetak gol di La Liga setelah ikut mencetak gol saat Barca bermain imbang 2-2 dengan Osasuna bulan Agustus lalu.

Peter Ofori-Quaye.

Dua puluh dua tahun lalu..

Champions League Seventeen Goal Scorer Club:

17 tahun 40 hari: Ansu Fati (Internazionale Milano 1-2 Barcelona, 10/12/19)

17 tahun 195 hari: Peter Ofori-Quaye (Rosenborg 5-1 Olympiacos, 01/10/97)

17 tahun 216 hari: Mateo Kovai (Dinamo Zagreb 1-7 Lyon, 07/12/11)

17 tahun 218 hari: Cesc Fàbregas (Arsenal 5-1 Rosenborg, 07/12/04)

17 tahun 218 hari: Bojan Krki (Schalke 0-1 Barcelona, 01/04/08)

17 tahun 241 hari: Martin Klein (Panathinaikos 2-1 Sparta Praha, 27/02/02)

17 tahun 263 hari: Breel Embolo (Basel 4-0 Ludogorets, 04/11/14)

17 tahun 300 hari: Aaron Ramsey (Fenerbahçe 2-5 Arsenal, 21/10/08)

17 tahun 322 hari: Karim Benzema (Lyon 2-1 Rosenborg, 06/11/05)

18 tahun 44 hari: Alex Oxlade-Chambelain (Arsenal 2-1 Olympiacos, 28/09/11)

Tanpa mengesampingkan capaian Peter Ofori-Quaye, gol Ansu di San Siro menjadi istimewa karena menjadi gol kemenangan. Apalagi ia mencetaknya dengan posisi sebagai pemain pengganti. Gol tercipta berkat kerja sama dengan pemain senior Luis Suarez. Ditanya mengenai golnya, Ansu mengaku tak percaya.

“Aku bermain tik-tak dengan Luis dan saat gol tercipta stadion mendadak sunyi. I'm super-happy! Semua rasanya berlangsung cepat dan aku berusaha memaksimalkan setiap kesempatan,” ungkapnya. Bagaimana rasanya mencetak gol kemenangan? “I look around and think, what have I done?” ujarnya.

Okay, next!



Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA