Eks Timnas SEA Games 91 : Partai Final Indonesia vs Vietnam Momentum Kebangkitan Sepakbola Indonesia

Soccer

Senin, 9 Desember 2019 | 18:50 WIB

191209184848-eks-t.jpg

EKS pemain Timnas SEA Games tahun 1991, Herrie Setiawan berharap, masuknya Indonesia ke partai Final SEA Games 2019 Filipina, bisa menjadi momentum kebangkitan persepakbolaan Indonesia.

Timnas Indonesia terakhir kali keluar sebagai juara SEA Games pada tahun 1991. Di tempat yang sama (Stadion Rizal Memmorial, Manila), Herrie telah mencatatkan sejarah bersama beberapa pemain lainnya, seperti Robby Darwis, Hanafing, Eddy Harto, dan juga sang kapten, Ferril Raymond Hattu.

"Ini merupakan momen kebangkitan persepak bolaan Indonesia di tingkat Asia, khususnya di Asia Tenggara. insha allah dan saya sangat optimis melalui para pemain ini, kedepan sepak bola kita (Indonesia) akan lebih baik lagi," kata Herrie saat dihubungi Galamedianews.com, Senin (9/12/2019)

Herrie menaruh harapan yang sama seperti seluruh masyarakat Indonesia. Ia berharap sejarah pada masanya bisa terulang besok. "Harapan tentu sama seperti masyarakat sepak bola Indonesia, dengan pencapaian ini saja, tentu sudah sangat luar biasa dan membanggakan. Apa lagi sampai juara. Kapan lagi? Ini kesempatan bagi mereka untuk mengulang sejarah yang sama seperti tahun 91," katanya.

Berbicara mengenai pengalaman saat bertanding di SEA Games tahun 1991. Menurutnya semua sangat berkesan dan sulit dilupakan.

"Banyak memang yang tidak bisa dilupakan, saat menyaksikan timnas sekarang dirumah, saya sering bercerita kepada keluarga, kalau saya pernah bermain disana, bagaimana lapangannya, suasananya, sampai akhirnya kita berhasil meraih juara," katanya.

Saat final SEA Games tahun 1991, Indonesia telah menghadapi Thailand di Rizal Memorial Stadium. Kala itu tim asuhan Anatoli Polosin, berhasil meraih kampiun usai melewati drama adu penalti.

Ia pun perpesan, di laga final melawan Vietnam besok, tim asuhan Indra Sjafri diharapkanbisa bermain fokus. "Saya yakin mereka sudah tau apa yang harus dilakukan, mereka semua pemain professional. Jadi nental mereka sudah terbentuk. Intinya fokus dan konsentrasi dari menit kemenit, pasti itu yang ditekankan oleh pelatih mereka Indra Sjafri," katanya.

Mengingat perjalanan karir sepak bola para pemain Timnas U-23 masih cukup panjang. Ia pun berharap, saat juara, mereka tidak akan melupakan jati dirinya sebagai pemain sepak bola dan selalu rendah hati.

"Jika juara, pesan saya, selalu rendah hati, perjalanan masih panjang, masih banyak event-event yang harus dilalui. Terus semangat dalam membela Indonesia. Saya yakin mereka bisa, dan mereka adalah pemain masa depan Indonesia khususnya tim senior dimasa yang akan datang, " pungkasnya

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA