Kick-off Tiap 69 Jam dalam 26 Hari, Liverpool Hadapi Neraka Desember Ini Strategi Klopp

Soccer

Jumat, 6 Desember 2019 | 15:00 WIB

191206150034-tampi.jpg

dailymail

Akhir tahun ini publik Merseyide bakal disuguhi banyak laga dari tim kebanggaan mereka Liverpool. Saking banyak banyak pelatih Jurgen Klopp sampai dibuat pusing. Bagaimana tidak di bulan Desember ini The Reds bakal tampil di sembilan laga dalam rentang 26 hari. Ini artinya Mo Salah dkk. wajib kick-off setiap paling tidak 69 jam sekali.

Tak itu saja Liverpool bahkan dijadwalkan memainkan dua laga di dua benua dalam 24 jam.  Ini dipastikan setelah tanggal perempat final Piala Carabao kontra Aston Villa dikonfirmasi pada 17 Desember atau 24 jam sebelum semifinal Piala Dunia Klub di Qatar. Meski terdengar tak masuk akal Klopp menyebut jadwal ultra-padat ini tetap pilihan terbaik.

Jurgen Klopp.

Neraka Desember Si Merah

Desember 4: Everton (Home)

Desember 7; Bournemouth (Away)

Desember 10: Salzburg (A)

Desember 14: Watford (H)

Desember 17: Aston Villa (A)

Desember 18: FIFA Club World Cup

Desember 21: FIFA Club World Cup

Desember 26: Leicester (A)

Desember 29: Wolves (H) 

Puyeng tapi optimistis.

Untuk itu Klopp pun sudah menyiapkan semua strategi. Dikutip dari DailyMail kemarin setidaknya pelatih Jerman itu memastikan empat hal yang takkan dibiarkan berada di level minimum. Keempatnya yaitu mentalitas, kebugaran, nutrisi dan rotasi. Untuk yang kedua, The Kopites sampai membuat Bayern Muenchen berang karena fitness instructor andalan mereka hengkang ke Merseyside.

Secret #1 Mentality 

Tak bisa mengandalkan satu bintang, Klopp yang mengakui pemain Senegal Sadio Mane sebagai andalan menyebut jadwal padat bisa memicu kendornya spirit. Untuk itu ia mengingatkan skuadnya jika total perjalanan yang ditempuh sekitar 11.000 mil termasuk kala melawat ke Bournemouth, Leicester, Salzburg, Aston Villa dan Qatar ditempuh untuk catatan historis.

Sadio Mane.

“Bagaimanapun kita harus profesional. Untuk pemain kami selalu ingin berkontribusi dan kemungkinan memenangi dua trofi (Carabao dan Piala Dunia Klub) menjadi momentum yang tak mungkin dilewatkan. Hopefully kami bisa mencapai hasil maksimal dan yang penting memberi energi lebih untuk sisa musim,” ujar Mane.

Secret #2 Fitness

Semangat tentu sangat diperlukan tapi tanpa kebugaran bagai konsep yang tak tereksekusi. Khusus aspek fisik ini Liverpool benar-benar menjadikannya investasi. Tak main-main, eks kepala fitness and sports science Bayern Muenchen, Andreas Kornmayer kini ikut bergabung. Sesuatu yang sangat diapresiasi Klopp guna melengkapi duo fitness Philipp Jacobsen dan Christopher Rohrbeck.

Mo dan Andreas.

No excuse.

Bersama staf teknis pilihan Andreas yang menggantikan Zelkjo Buvac disebut Klopp otak dari performa fisik skuadnya. Andreas direkrut sejak musim panas 2016 dan kepergiannya membuat Muenchen kecewa berat. Kini ia menjadi sosok krusial yang memastikan jadwal dan spirit The Reds tak melempem gara-gara fisik yang tak maksimal.

Secret #3 Nutrition

Nutrisi terjaga ketat.

Monna Nemmer.

Selain fisik dan mental, bahan bakar lain yang tak mungkin dilupakan adalah nutrisi yang tepat. Untuk yang satu ini kepala nutrisi skuad The Kops, Monna Nemmer menjadi sosok yang diandalkan. Sebelumnya ia juga menempatkan area bersantap agar berdekatan dengan ruang ganti.

Tujuannya agar lalu lintas keluar-masuk karbo dan protein pemain tetap terjamin, utamanya di waktu krusial satu jam usai laga. Jika ada yang harus pulang lebih cepat, Monna menyebut pemain tetap membawa pulang menu yang sudah disiapkan. Menu yang sama juga disajikan di laga away. Apa saja? Ternyata, rahasia guys!

Secret #4 Rotation

Rahasia terakhir tentu saja ada di tangan pelatih. Ya, Klopp yang paling tahu kapan rotasi dilakukan dan siapa-siapa saja yang harus dirotasi. Dengan kondisi saat ini pelatih berpaspor Jerman itu diprediksi bakal memaksimalkan semua skuad termasuk yang selama ini terbilang jarang merumput di antaranya Naby Keita, Xherdan Shaqiri dan Joe Gomez.

Tunggu timing.

Sejauh ini Klopp menegaskan semua pemain punya kelebihan yang tak selalu bisa ditampilkan di setiap kesempatan. Menurutnya semua memiliki timing masingh-masing untuk tampil. “Saat ini kita ada dalam situasi di mana setiap menit di lapangan sangat berharga. Jika ada anggota skuad yang tidak berkontribusi maksimal bahkan dengan perbedaan persentase yang sedikit, bukan tidak mungkin semua trofi bakal lepas,” ujar Klopp.

Agree..

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA