"RIP PSSI" Warnai Laga Timnas Indonesia di Stadion Bukit Jalil

Soccer

Selasa, 19 November 2019 | 19:08 WIB

191119190932--rip-.jpg

m.kbr.id

ilustrasi


MATCHDAY kelima Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia antara Malaysia-Indonesia Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (19/11/2019) diwarnai aksi unjuk rasa dari puluhan suporter yang tergabung dalam Aliansi Suporter Indonesia Malaysia (ASIM). Aksi dilakukan di dekat pintu masuk suporter Indonesia.

Para suporter tidak masuk menonton pertandingan tersebut. Mereka mengaku kecewa dengan PSSI yang tidak serius dalam melakukan pembinaan terhadap persepakbolaan Indonesia.

Para suporter yang sebagian besar berpakaian hitam-hitam jalan beriringan menuju ke arah pintu E dengan membentangkan spanduk "Demokrasi Mati Suri, ASIM Bersikap" dan membawa karangan bunga bertuliskan "RIP PSSI".

Mereka berjalan dengan diiringi tabuhan drum bertalu-talu sambil menyanyikan lagu-lagu aliansi suporter dan lagu "Indonesia Tanah Air Beta" dengan mengibarkan bendera merah putih yang diikat pada tongkat.

Setelah dekat pintu masuk, mereka kemudian menyalakan kembang api dan meneriakkan suara-suara protes kepada PSSI. Akan tetapi langkah mereka dihentikan oleh belasan Polisi Diraja Malaysia (PDRM) yang dari awal sudah berjaga-jaga di lokasi.

Kemudian peserta yang membawa karangan bunga bertuliskan "RIP PSSI" meletakkan karangan bungan tersebut di dekat pagar stadion. Sejurus kemudian, mereka pun memasang spanduk yang dibawa. Setelah itu para peserta yang membawa bunga melemparkannya ke karangan bunga.

"Kami protes terhadap PSSI yang tidak serius dalam membenahi sepak bola di Indonesia. Kami tetap mendukung Timnas Indonesia namun kami tidak masuk ke dalam lapangan," ujar Wakil Koordinator ASIM, Mahfud Tejani.

Unjuk rasa tersebut berjalan tertib. Sementara suporter nonaliansi tetap masuk ke Stadion Bukit Jalil yang sudah dibuka mulai pukul 16.00 waktu setempat.

Sementara itu di depan pintu E panitia memasang poster bertuliskan "Serumpun Sahabat Selamanya", "Nusantara Damai" dan "Indonesia Malaysia" dengan gambar "love".

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA