Tunggak Gaji Pemain, Persikab Terancam Didiskualifikasi

Soccer

Sabtu, 16 November 2019 | 11:21 WIB

191116112236-tungg.jpg

@Persikab_ID


H-2 menjelang pertandingan melawan Persitangsel Tangerang Selatan di Babak Regional Jawa Liga 3, Persikab Kabupaten Bandung belum memutuskan apakah akan tetap bertanding atau tidak. Hal ini dikarenakan para pemain Persikab masih belum menerima gaji selama berkompetisi di Super Jalapa Liga 3 Jawa Barat 2019.

Hal tersebut diungkap langsung oleh pihak Persikab melalui laman resmi instagram klub. "Sampai H-3 Persikab masih belum memutuskan apakah akan bertanding diputaran Regional Jawa atau tidak, hal itu karena para pemain belum menerima gaji selama berkompetisi di Super Jalapa Liga 3 Jawa Barat 2019, dari para pengurus juga tidak memberikan kepastian," ujar pihak klub seperti dilansir dari akun instagram persikab_id, Sabtu (16/11/2019).

Dilansir PRFM, PSSI kemungkinan akan memberikan sanksi dan diskualifikasi jika Persikab tidak bisa melaksanakan pertandingan melawan Persitangsel. Akan tetapi jika Persikab mampu terus bertanding dan memenangi laga demi laga, maka kesempatan untuk memperebutkan tiket ke Liga 2 masih terbuka lebar.

Dilihat dari rilis yang Persikab dilaman resmi instagramnya, terlihat ada perbedaan pandangan antara pihak klub dan Pemerintah Kabupaten Bandung selaku pengurus. Dari setiap pertemuan yang dilakukan, tak kunjung ada solusi untuk memajukan kembali Persikab sebagai salah satu kontestan di liga tertiggi Indonesia.

"Semua itu hanya angan-angan saja karena Pemkab enggan sekali mengembangkan Persikab agar bisa kembali berjaya, meskipun sudah beberapa kali diadakan pertemuan antara Pemkab dan para tokoh sepakbola Kabupaten Bandung, tetapi selalu saja ada trik-trik untuk membuat persikab tidak berkembang, sudah hampir 10 tahun kondisi Persikab mati suri, padahal sebelumnya Persikab adalah kontestan dari liga tertinggi indonesia & mampu mensejajarkan diri dengan tim-tim elite dari indonesia," tulis pihak klub.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA