Laga Bigmatch Liverpool vs Manchester City, Pertarungan Dua Pelatih Papan Atas

Soccer

Minggu, 10 November 2019 | 11:01 WIB

191110080414-laga-.jpg


MANCHESTER City akan menghadapi laga melawan Liverpool di Stadion Anfield di pekan ke-12, Minggu malam ini (10/11/2019). Kendati belum akan menentukan akhir kompetisi di klasemen akhir, namun laga yang satu ini dipastikan bakal ditunggu oleh para penggemar sepak bola dunia.

Perang urat syaraf pun sebenarnya sudah mulai terjadi antara kedua pelatih di laga big match tersebut. Klopp dan Guardiola sudah mulai perang kata-kata pada akhir pekan lalu usai Liverpool dan Man City sama-sama meraih kemenangan 2-1 di Liga Inggris. Liverpool sukses mengalahkan Aston Villa, sedangkan The Citizens menang atas Southampton.

Usai laga melawan Southampton, Guardiola mengeluarkan kritikan untuk penyerang Liverpool Sadio Mane, yang notabene pemain terbaik The Reds sejauh ini.

"Terkadang dia [Mane] melakukan diving. Terkadang dia punya talenta untuk mencetak gol luar biasa di menit-menit akhir. Dia pemain bertalenta," ujar Guardiola dikutip dari Daily Mail.

Guardiola diyakini ingin mengganggu fokus Liverpool jelang melawan Man City. Selain itu pelatih asal Spanyol tersebut diklaim ingin memberi wasit Michael Oliver sesuatu untuk dipikirkan jelang laga di Anfield.

Pernyataan Guardiola membuat Klopp berang. Pelatih asal Jerman itu mengaku tidak menyangka Guardiola bisa mengeluarkan tuduhan 'diving' terhadap Mane.

"Sejujurnya saya tidak percaya [Guardiola mengkritik Mane] sampai saya melihatnya. Saya tidak yakin apakah Guardiola berbicara mengenai Mane atau tim, tapi keduanya tidak bagus diucapkan," ucap Klopp.

"Saya tidak yakin apakah saya ingin menyiram bensin ke api. Saya tidak tertarik menghadapi hal seperti ini, dan saya berjanji tidak akan menyebut masalah teknis. Itu mungkin terlalu berlebihan," sambung Klopp.

Perang kata-kata antara Klopp dan Guardiola jelang Liverpool vs Man City terbilang hal yang jarang terjadi. Pasalnya, Klopp dan Guardiola punya hubungan yang cukup bagus. Kedua pelatih tidak jarang memberikan pujian.

"Klopp adalah pelatih bertipe menyerang terbaik di dunia. Jika pertandingan terbuka di Anfield, maka Anda tidak akan punya peluang, bahkan tidak satu persen pun," ujar Guardiola memuji Klopp.

Sementara Klopp memuji gaya Guardiola memberi instruksi kepada para pemain dari pinggir lapangan.

"Guardiola terlihat lebih baik ketika berteriak. Dia selalu terlihat sempurna, badan, pakaian, semuanya sempurna. Ketika saya teriak, saya terlihat seperti pembunuh berantai," ucap Klopp memuji Guardiola.

Lalu akan seperti apa laga yang bakal tersaji di Anfield Stadium Minggu malam (10/11/2019), perlu untuk disimak bagaimana kepiawaian kedua pelatih dalam menurunkan skuatnya.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA