Bupati: Informasi Pembangunan Harus Diketahui Masyarakat

Sabilulungan

Minggu, 10 November 2019 | 18:55 WIB

191110185625-bupat.jpeg

ist


PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Bandung menjalin kerjasama dengan Perusahaan Umum (Perum) Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara. Penandatanganan kesepakatan kerjasama terkait media layanan publik tersebut, dilakukan Bupati Bandung H. Dadang M. Naser dengan Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis Perum LKBN Hempi N. Prajudi, di Auditorium Adhiyana Wisma Antara Jakarta Pusat, Kamis (7/11/2019).

Bupati Dadang Naser beranggapan, kerjasama itu perlu dilakukan, mengingat dunia global dan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) saat ini berkembang dengan sangat pesat. Dengan harapan, Informasi pembangunan dapat diketahui masyarakat, yaitu melalui pemanfaatan aplikasi, data, berita dan informasi.

Tantangan dalam pola pembangunan ke depan akan lebih berat, terutama saat memasuki era revolusi industri 4.0. Oleh karenanya, kinerja pemerintahan harus terus ditingkatkan, baik dari segi kecepatan maupun keakuratan. Kerjasama ini terkait media layanan publik, juga pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kualitas aparatur, terutama di bidang TIK," ungkap Dadang seperti lewat keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Ahad (10/11/2019).

Sebuah pemerintahan, tutur bupati, akan kuat manakala dibangun oleh lima pilar atau yang lebih dikenal dengan pentahelix. Di mana didalamnya terkandung sinergitas antara akademisi, bisnis, komunitas atau masyarakat, pemerintah dan juga media.

"Kami berkeyakinan kerjasama ini merupakan salah satu perwujudan sinergitas lima lembaga yang harus terus kita kuatkan. Terutama untuk menginformasikan kondisi pembangunan saat ini, agar dapat diketahui dan disebarluaskan kepada masyarakat. Tujuan akhirnya tentu untuk menuju Indonesia yang lebih baik, dan lebih maju di masa-masa yang akan datang," tuturnya.

Dirinya memahami, Indonesia masih merupakan negara berkembang. Menuju negara maju, harus ditopang mulai dari tingkat paling bawah, yaitu pembangunan di desa.

"Membangun Indonesia dari pinggiran, kami dukung melalui akselerasi pembangunan di daerah. Salah satunya melalui inovasi 'Sabilulungan Raksa Desa, Bandung 1000 Kampung'. Program ini diharapkan menjadi poin penting bagi kami, dalam memaksimalkan potensi daerah. Sehingga produk lokal dapat bersaing secara global," tambahnya.

Selain dengan Pemkab Bandung, Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis Perum LKBN Hempi N. Prajudi menyebutkan, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan Pemkab Buton, Tanah Datar, Kepahjang dan Pemerintah Kota Singkawang.

Lebih lanjut Hempi Prajudi menjelaskan, Antara memiliki tugas dan fungsi yang diwujudkan dalam bentuk penyebarluasan berita, yaitu melalui portal-portal yang dimilikinya. "Kami memiliki kantor di seluruh provinsi, juga di luar negeri. Insyaa Allah saat ini tengah dipertimbangkan untuk menambah beberapa distribution channel (perwakilan) di luar negeri, karena tugas kami ke depan akan semakin berat," jelas Hempi.

Salah satu yang tengah dilakukan oleh anak perusahaan Antara, yakni Antara Digital Media, adalah mendistribusikan informasi melalui videotron. Pihaknya meyakini, pemerintah daerah memerlukan sebuah tayangan, untuk memperlihatkan pembangunan di daerahnya kepada masyarakat luas.

"Ini merupakan salah satu cara untuk memberitahukan kepada masyarakat, apa saja yang sudah dilakukan dalam hal membangun daerahnya masing-masing," terang Hempi.

Selain itu juga, ia menambahkan, pihaknya mempunyai sumber daya bersertifikasi untuk melakukan pelatihan kehumasan. "Salah satunya berupa cyber journalism (jurnalisme digital). Bagaimana menggunakan media sosial dengan baik, meningkatkan peran humas dalam menyikapi hoaks, termasuk pelatihan fotografi dan video," pungkasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA