Bolehkah Suami Isteri Berhubungan Intim di Tengah Pndemi COVID-19?

Ragam

Sabtu, 21 Maret 2020 | 07:20 WIB

200321062341-boleh.jpg

BAGI pasangan suami isteri nyaris tidak mungkin mempraktikan jarak sosial atau social distancing  dengan pasangan. Apalagi sudah hidup belasan hingga puluhan tahun.

Tapi apakah ada risiko melakukan hubungan intim saat wabah corona Covid-19 seperti sekarang?

Dilansir dari suara.com dari The Guardian, belum ada bukti bahwa hubungan badan dapat menjadi cara penularan Covid-19.

"Kami tidak melihat pola yang menunjukkan penularan seksual. Ini umumnya menyebar lewat semburan cairan tenggorokan dan menyentuh permukaan yang terkontaminasi yang dianggap sebagai mode transmisi sekunder," kata dokter dari Universitas Columbia, Dr Jessica Justman.

Senada dengan Jessica, Dr Carlos Rodriguez-Diaz juga mengatakan meski hubungan seks vagina dan anal belum tentu dapat menularkan Covid-19, tapi berciuman, yang sangat umum terjadi saat berhubungan seks, dapat menularkan virus corona jenis baru tersebut.

"Karena itu, virus dapat ditularkan melalui ciuman," kata Carlos.

Jadi, bolehkan berhubungan intim saat wabah seperti saat ini?

Jawabannya adalah, jika Anda atau pasanganan Anda terinfeksi Covid-19, disarankan untuk berjauhan satu sama lain termasuk tidak melakukan seks. Tapi jika Anda yakin tidak memiliki gejala dan tidak terinfeksi, dan tinggal di rumah dalam waktu yang cukup lama bersama pasangan dan melakukan isolasi mandiri bersama, seks boleh dilakukan.

"Jika Anda tinggal dengan pasangan dan tidak menunjukkan gejala apa pun atau tidak ada kemungkinan terpapar, seks sebenarnya bisa jadi cara yang hebat untuk bersenang-senang," kata pakar epidemiologis dari Harvard Medical School, Dr Julia Marcus.

Di tengah rasa cemas dan berpotensi menimbulkan stres seperti sekarang, bukankah hal yang hebat bercinta bersama pasangan?

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA