22° Halo

Terekam Kamera Fotografer Inggris, Fenomena Malaikat Turun dari Langit

Ragam

Kamis, 13 Februari 2020 | 10:43 WIB

200213104302-terek.jpg

dailymail

Seorang fotografer menangkap pemandangan magis saat  hiking di Inggris belum lama ini. Pemandangan magis dimaksud dikenal dengan  “fenomena  malaikat turun dari langit”.

Fotografer bernama Lee Howdle itu tengah menapaki Taman Nasional Peak District di Derbyshire, Inggris saat menyaksikannya. Dari postingan Lee terlihat siluet menyerupai sesosok manusia seolah muncul di langit. Benarkah? Tentu, tidak.

Really?

Dikutip dari DailyMail, Kamis (12/2/2020) fenomena tadi terjadi saat seseorang berdiri di titik ketinggian yang mencapai permukaan atas awan tepat saat matahari bersinar.

Cahaya yang memantul dari bagian belakang bayangan membentuk lingkaran cahaya atau halo yang melingkari tubuh. Terefleksi di langit sekitar, efeknya bayangan yang dihasilkan terlihat jauh lebih besar dan seolah melayang dengan latar luasnya langit.

Fenomena sejenis dikenal dengan istilah imliah 22 ° halo.

Howdle yang berdiri di Mam Tor, bukit setinggi 1.696 kaki di puncak Taman Nasional menangkap pemandangan menakjubkan ini menggunakan kamera Canon 5d Mk4. “Bayanganku tampak besar dalam lingkaran pelangi,” katanya kepada SWNS. “Aku terlihat seperti malaikat dari yang turun langit ke  bukit, ajaib,” lanjutnya.

Howdle bukan satu-satunya yang beruntung. Saat bermain ski menuruni Gunung Hörnligrat di Pegunungan Alpen Swiss, Michael Schneider juga sempat mengabadikan momen menakjubkan serupa dengan iPhone 11 miliknya.

Sheep from heaven..

Lee Howdle.

Saat itu kristal es membeku di udara hinga menciptakan lingkaran cahaya  yang sempurna di sekitar matahari. Fenomena optik yang secara ilmiah  dikenal sebagai 22 ° halo ini terjadi ketika cahaya berinteraksi dengan kristal es yang melayang di atmosfer.

Ahli geofisika, Mika McKinnon kepada Fox News mengatakan, "Kristal-kristal ini bisa sangat tinggi di lapisan awan cirrus atau bisa juga lebih dekat ke tanah dan terlihat menyerupai debu berlian atau kabut es."

Fenomena 22 ° halo yang tak kalah menakjubkan lainnya.

Sama seperti tetesan hujan yang menyebarkan cahaya pada pelangi, kristal es dapat memantulkan dan membiaskan cahaya seperti cermin atau prisma, tergantung bentuk kristal dan sudut datangnya cahaya.

Foto menakjubkan Schneider diabadikan pada November 2019 sekitar pukul  11:00 di Hörnligrat, stasiun kereta gantung Hörnli-Express dan Urdenbahn saat suhu mencapai minus 7 derajat Celsius.

Halo explained.

"Kebetulan saja karena aku baru membeli iPhone 11 beberapa hari sebelumnya. Tadinya aku hanya ingin mengetes teknologi kamera baruku ini dan hasilnya menakjubkan,” katanya.

Well, indeed.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA