Kaum Hawa Diajak Selektif Pilih Produk Kecantikan

Ragam

Minggu, 8 Desember 2019 | 22:26 WIB

191208211327-kaum-.jpg

muslimobsession.com

ilustrasi

SETIAP perempuan selalu ingin tampil cantik dan menarik. Namun, dengan maraknya peredaran perawatan kecantikan yang mengandung zat berbahaya, membuat kaum hawa harus lebih hati-hati dan selektif.

Menjawab keresahan tersebut, Adleeva by Adeeva hadir untuk mengatasi permasalahan kecantikan. Sebab, mempercantik diri dapat dilakukan dengan beragam cara.

Kehadiran Adleeva by Adeeva juga dalam rangka menyambut antusiasme masyarakat yang mulai menyadari pentingnya kecantikan di zaman modern ini. Perawatan instan tanpa rasa sakit dengan hasil terbaik menjadi pilihan banyak perempuan.

Owner Adleeva by Adeeva, Lilis Tarmilah menilai bahwa sebagian besar perempuan tentunya tidak akan lepas dari yang nama produk kecantikan. Maka dari itu, pihaknya ingin menjadi solusi kebutuhan perawatan kecantikan bagi para perempuan.

"Kami ini brand lokal perawatan kulit untuk semua masalah kulit seperti jerawat, komedo, minyak berlebih, kusam, penuaan dini, flek hitam, maupun bekas jerawat. Pabrik kami sudah standar Internasional dan bersertifikat CGMP yang terjamin kualitas, keamanan, dan kebersihan produknya," tuturnya kepada wartawan, Ahad (8/12/2019).

Berdiri sejak tahun 2014, Adleeva by Adeeva sudah bersertifikasi Badan POM dan Halal MUI. Dengan adanya sertifikasi tersebut, ia meminta pelanggan tidak perlu ragu.

Ia melanjutkan, produknya cosmeceuticals yang merupakan kombinasi dari farmasi dan juga kosmetik. Sifat dari produk cosmeceuticals yaitu memberikan efek yang efektif seperti obat dokter dalam kasus masalah kulit wajah secara umum, namun aman digunakan untuk jangka waktu panjang.

"Produk kami tidak menimbulkan efek ketergantungan dan aman untuk stop pemakaian kapan pun. Ada lebih dari 20 produk yang sudah dirilis di pasaran yang dapat ditemukan di beberapa market place dan Instagram kami. Kami pun akan terus menambah serta melengkapi setiap produk kami," tuturnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA