Ternyata Takut Hantu, Terungkap Ratu Elizabeth Tak Pernah Mau Duduk dengan 13 Tamu di Istana

Ragam

Rabu, 4 Desember 2019 | 16:00 WIB

191204160021-takut.jpg

dailymail

Semalam Ratu Inggris Elizabeth II ikut dibuat sibuk dengan NATO Summit yang digelar tiga hari di London, Inggris. Pertemuan digelar salah satunya sebagai peringatan 70 tahun persekutuan negara-negara Atlantik Utara. Menyambut kehadiran para pemimpin dunia, jamuan dilangsungkan di Buckingham Palace.

Seperti biasa media pun dibuat “kepo” dengan berbagai detail even yang ditunggu para royalis tersebut. Termasuk soal ratu yang ternyata selalu duduk di meja utama dengan jumlah kursi tak pernah melewati angka 12. Ya, rupanya ini dilakukan untuk menghindari kesialan yang diyakini dari angka 13.

Dalam kunjungan resmi ke Tallinn Estonia pada 2006.

Ratu mempersiapkan State Banquet di Buckingham Palace.

Meski demikian dikutip dari DailyMail kemarin, kebijakan berbau takhayul itu dilakukan bukan untuk ratu. Sebaliknya penguasa monarki berusia 93 tahun itu melakukannya untuk antisipasi, barangkali ada di antara tamu yang mempercayai 13 sebagai angka sial. 

“Ratu tak akan mengizinkan 13 orang duduk bersamaan di meja utama bukan karena beliau percaya takhayul tapi antisipasi jika ada tamu yang meyakininya,” ujar pakar kerajaan Phil Dampier kepada Fabulous Digital. Tapi tak lantas ratu sama sekali tak percaya takhayul.

State Banquet di Buckingham Palace pada 3 Juni 2019 menyambut Presiden AS Donald Trump.

“Ratu sangat percaya hantu dan selalu membawa beberapa jimat dalam tas tangannya,” lanjut Phil. Fakta lainnya meski berposisi sebagai ratu, ternyata nenek Pangeran William itu menyantap makanan yang sama dengan yang disiapkan untuk tamu. Jadi tidak ada piring khusus apalagi menu berbeda untuk ratu. Ini dilakukan untuk alasan keamanan, tepatnya percobaan pembunuhan.

Semua fakta tadi terungkap dalam tayangan Royal Kitchens beberapa waktu lalu. “Setelah semua hidangan siap di piring saji, pramusaji mengambil secara acak untuk disiapkan pada ratu. Jadi jika ada yang berencana membunuh maka ada banyak yang harus ikut diracun.”

Buckingham Palace.

State Banquet di Windsor Castle tahun 2008.

Sementara Darren McGrady yang sudah bekerja di istana selama 15 tahun sebagai chef menyebut ratu biasa memilih menu yang disantapnya beberapa hari sebelum dimasak. 

“Ini agar chef punya waktu untuk persiapan. Ratu juga yang menentukan bahan apa saja yang dilarang digunakan. Selain bawang putih, bawang-bawangan lainnya hanya diizinkan dalam jumlah sangat minimum.” Alasannya? Agar percaya diri bebas mau mulut.

I see..


Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA