Acha-acha, Raja Milenial India Tawarkan Kamar Wah Istana Asal..

Ragam

Senin, 18 November 2019 | 15:34 WIB

191118153409-acha-.jpg

dailymail


Untuk kali pertama siapa pun kini bisa tahu seperti apa rasanya menjadi anggota keluarga istana. Setidaknya bangsawan kerajaan India, tepatnya mereka yang selama ini tinggal di City Palace of Jaipur, properti resmi keluarga kerajaan Jaipur.  Dengan merogoh kocek $8,000 atau Rp 112 juta, Gudliya Suite, salah satu kamar dari istana berusia 300 juta itu siap disewakan.

Keputusan mengejutkan ini diambil dengan berbagai alasan. Di antaranya memperkenalkan kekayaan warisan budaya monarki Jaipur. Guna memastikan kesempatan yang diberikan berskala global, penawaran rental kamar City Palace of Jaipur dilakukan melalui Airbnb, jasa penyewaan via online khusus penginapan yang bisa diakses diapa saja.

Welcome..

Biasa digunakan menjamu tamu.

Dibangun lebih dari dua abad lalu.

Dikutip dari DailyMail beberapa waktu lalu, Gudliya Suite akan resmi dibuka untuk penyewa per 23 November mendatang. Suite mewah sekaligus eksotis ini berada di bagian privat kerajaan dan biasa digunakan kala menjamu tamu. Dan siapa pun yang berhasil membooking kamar ini dijamin akan merasakan pengalaman menginap yang tak hanya bernuansa historis tapi juga luks.

Kaya akan sejarah, istana tempat Gudliya Suite berada ini berlokasi di jantung ibu kota Rajasthan. Dibangun tahun 1727 atau 292 tahun lalu di masa kekuasaan Maharaja Sawai Jai Singh II yang juga pendiri Jaipur, City Palace menjadi bukti visual keindahan arsitektural bergaya Rajput khas abad ke-18.
Interiornya meliputi kamar-kamar berornamen klasik dengan aula yang lapang beraksentuasi ukiran rumit serta ornamen berupa kristal. Komopleks keluarga bangsawan Rajashtan ini   pun diakui sebagai musem internasional.

Dilayani chef dan ditemani guide.

Pengalaman autentik.

Masuk dalam paket sewa Gudliya Suite ini lounge pribadi, dapur, kamar mandi mewah serta kolam renang indoor. Tak itu saja, penyewa juga bakal mendapat layanan privat chef khusus serta guide yang siap mengatur agenda wisata tak hanya tur istana. Tapi juga shopping tours, kunjungan ke sejumlah museum dan lainnya. Menu bersantap pun dipastikan ala raja yang bisa dinikmati di teras dengan pemandangan spektakuler perbukitan Aravalli.

Bagi yang malas bebergian bisa juga menikmati senja dengan memandangi kebun yang luas serta ditemani teh serta merak yang memang kerap dijumpai di area terbuka istana. Tak itu saja, penyewa yang beruntung pun akan disambut anggota istana langsung, Maharajah  Padmanabh Singh. Bangsawan muda berusia 21 tahun yang juga pemain polo ini menjadi sosok di balik inisiasi “go public”-nya Gudliya Suite.

Salah satu pintu masuk kompleks istana.

Kultur arsitektural abad 18.

Pangeran milenial ini menggantikan sang kakek sebagai penerus Maharaja yang selama hampir seribu tahun berkuasa di Rajashtan. “Aku sangat excited, berkat kerja sama Airbnb aku dan keluarga bisa berbagi pengalaman menakjubkan kehidupan istana di Rajashtan dengan para traveler dari berbagai belahan dunia,” katanya. 

Padmanabh yang baru saja merayakan ulang tahun ke-21 mengakui pengalamannya bepergian ke banyak negara dengan layanan Airbnb meninggalkan kesan mendalam sekaligus memicu keinginan untuk berbagi pengalaman ala monarki dengan traveler lainnya. “Sejauh ini Airbnb membuatku merasa sangat diterima di banyak kota dengan beragam budaya. Dan kini aku senang  karena bisa berbagi pengalaman keramahtamahan khas India melalui  Gudliya Suite,” lanjutnya.

Wanna?

The Maharajah himself, Padmanabh Singh.

Keputusan menyewakan kamar istana bukan semata-mata untuk mencari keuntungan. Padmanabh  memastikan hasil dari setiap pemesanan disalurkan pada Yayasan Princess Diya Kumari, organisasi nirlaba yang didedikasikan bagi program pemberdayaan wanita di daerah perdesaan serta kalangan perajin di Rajasthan.

Biaya standar Gudliya Suite ditetapkan $ 8.000 atau Rp 112 juta per malam tapi untuk sisa tahun 2019 ini rupanya ada kebijakan khusus. Bagi yang memesan mulai 23 November – 31 Desember mendatang biaya yang dibayarkan cukup $1,000 atau Rp 14 juta saja per malam. Sisanya dibayarkan Airbnb. Tapi  mulai 1 Januari tarif normal mulai diberlakukan. Well, what can I say?

Acha.. Wait for me Maharajah  Padmanabh!

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA