Olahraga Berlari Seminggu Sekali Bisa Menurunkan Risiko Kematian Dini

Ragam

Jumat, 15 November 2019 | 10:37 WIB

191115102125-olahr.jpg

virtualrun


SALAH satu jenis olahraga yang bisa dan mudah untuk dilakukan adalah berlari. Olahraga ini tidak membutuhkan banyak alat tambahan dan bisa dilakukan dengan mudah.

Olahraga ini menawarkan berbagai manfaat yang bisa membantu kesehatan seseorang. Hal ini juga ternyata diketahui bisa membantu untuk memperpanjang usia seseorang.

Sebuah penelitian terbaru mengungkap bahwa berlari setidaknya seminggu sekali menurunkan risiko kematian dini. Hal ini bisa jadi alasan tepat untuk mulai berlari.

Dilansir dari Medical Daily, hasil temuan ini telah dipublikasikan pada British Journal of Sports Medicine. Berlari seminggu sekali bisa menurunkan risiko hingga 27 persen kematian dini. Bahkan semakin sering berlari, semakin rendah peluang kematian dini ini.

"Hal ini merupakan berita baik bagi banyak orang yang kesulitan untuk menemukan waktu berolahraga," terang Elaine Murtagh, fisiolog dari Mary Immaculate College di Limerick, Irlandia.

"Berapa pun jumlah lari yang dilakukan lebih baik dibanding tidak sama sekali," sambungnya.

Berdasar Sejumlah Penelitian Sebelumnya
Sebelumnya, belum ada jumlah dan intensitas lari yang benar-benar tepat terkait hal ini. Pasalnya, sejumlah penelitian sebelumnya masih saling bertentangan dan ada yang mengungkap bahwa berlari lebih dari 250 menit seminggu bisa menghilangkan efek positif dari berlari.

Untuk mendapat temuan terbaru ini, peneliti ?eljko Pedišic dari Victoria University, Melbourne, Australia, melakukan analisis terhadap 14 penelitian sebelumnya. Selama rentang waktu penelitian (antara 5 hingga 35 tahun) terdapat 25.951 partisipan yang meninggal dunia dari total 232.149 partisipan.

Penelitian kemudian menghasilkan kesimpulan bahwa mereka yang berlari secara konsisten setidaknya sekali seminggu memiliki peluang 27 persen lebih rendah mengalami kematian dini. Oleh karena itu, berlari ini merupakan cara yang sangat penting untuk menjaga kesehatan, kebugran, serta memperpanjang nyawa.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA