Ketahuan Bawa Pacar ke Kokpit, Pilot Dilarang Terbang Seumur Hidup

Ragam

Rabu, 13 November 2019 | 16:00 WIB

191113095827-ajak-.jpg

dailymail


Gara-gara cinta seorang pilot di Negeri Tirai Bambu kehilangan izin menerbangkan pesawat seumur hidup. Ini menyusul keputusan cerobohnya mengizinkan sang pacar memasuki kokpit pesawat bahkan mengambil foto dan berselfie. Dikutip dari DailyMail beberapa waktu lalu insiden yang memicu kritik dan protes itu dialami pilot Air Guilin. Publik mengetahuinya setelah pacar sang pilot memosting foto bukti cinta tadi di media sosial dengan caption, “I am so happy.”

Tak hanya pilot pihak maskapai penerbangan juga menjatuhkan hukuman pada kru kabin berupa skorsings. Hasil investigasi ikut membuat chairman, general manager dan empat anggota eksekutif senior terkena imbasnya. Air Guilin yang selama ini melayani rute domestik  menegaskan pihaknya tak akan menoleransi perilaku tak pantas atau tidak profesional yang dapat memicu keselamatan.

Dua foto yang menjadi awal kontroversi.

Kehebohan bermula saat sebuah blogger aviasi mengunggah foto tadi di jejaring media sosial sejenis Twitter, Weibo. Salah satunya memperlihatkan seorang perempuan berpose dengan tanda victory di kokpit. Foto lainnya memperlihatkan segelas kopi juga di area kokpit. Caption foto yang kini sudah dihapus itu di antaranya berbunyi, “Super tankful for the captain. I am  really so happy.”

Diposting akhir pekan lalu, komentar pun bermunculan. Utamanya menyoroti kapten yang bertugas saat itu. “Aku tak menyangka kelakuan tak pantas yang berisiko seperti membiarkan penumpang memasuki kokpit dan duduk di kursi kapten harus dialami penerbangan domestik Cina.” Demikian di antara komentar yang bermunculan disusul dengan tuntutan investigasi pelaku.

No excuse.

Menanggapi ini pihak maskapai mengakui insiden terjadi tahun ini tepatnya pesawat dengan nomor penerbangan GT1011 dengan tujuan Yangzhou pada 4 Januari. Sedangkan “tamu tak diundang” di kokpit seperti yang ramai di media diketahui mahasiswi Guilin Tourism College. Laporan The Paper sang mahasiswi menjalin asmara dengan pilot yang bertugas hari itu.

Pernyataan resmi Guilin Air menegaskan pemberlakuan aturan yang lebih ketat guna memastikan tak ada pelanggaran dalam prosedur penerbangan mereka. “Kami selalu memprioritaskan keselamatan penumpang.” Mereka juga memastikan telah mencabut izin terbang sang pilot dan tak akan mengizinkannya bertugas seumur hidup.

Tak akan terulang.

Konsekuensi juga harus diterima kopilot, manajer kabin, seorang pramugari dan petugas sekuriti. Semua dijatuhi skorsing 12 bulan. Tak itu saja bos penerbangan pun mendapat pemotongan gaji selama tiga bulan, begitu pun general manager yang juga didemosi. Air Guilin mengakhiri pernyataan dengan bertekad untuk tidak akan membiarkan insiden yang sama terulang.

Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA