Koboi Tulen yang Tak Pernah Merokok, RIP Marlboro Man Model Rokok Paling Ikonik di Dunia Tutup Usia

Ragam

Senin, 11 November 2019 | 16:14 WIB

191111161244-rip-n.jpg

dailymail


Robert Norris, model ikonik yang juga dikenal sebagai Marlboro Man meninggal di usia 90 tahun. Dikutip dari DailyMail beberapa hari lalu, Norris meninggal di peternakannya di Colorado Springs, Colorado, Minggu lalu. Norris  meninggalkan dua putra dan dua putri serta 13 cucu dan 18 cicit.

Selama 12 tahun, Norris menghiasi papan iklan dan majalah sebagai Marlboro Man, sosok pria macho bertopi koboi dengan latar padang liar sambil  memegang rokok di tangan atau terselip di mulut. Uniknya Norris tidak pernah merokok. Ia bahkan memutuskan berhenti menjadi ikon brand rokok yang turut dipopulerkannya karena merasa tidak menjadi contoh yang baik untuk anak-anaknya.

RIP Marlboro Man.

Ditemukan tak sengaja lewat surat kabar saat tengah bersama John Wayne.

Real cowboy.

Norris yang lahir di Chicago, Illinois sejak remaja sangat berhasrat menjadi koboi. Di pun dengan serius memelihara kuda di usia 18 tahun sebelum akhirnya pindah ke Colorado untuk membeli peternakan Tea Cross Ranches pada tahun 1950. Berkat dirinya pula peternakan ini meluas hingga  63.000 hektare.

Saat itu, eksekutif periklanan untuk Marlboro  yang awalnya dipasarkan sebagai rokok bagi kalangan perempuan berusaha mencari cara untuk menjualnya pada pria. Biro iklan Chicago Leo Burnett kemudian muncul  dengan gagasan Marlboro Man yang direpresentasikan sebagai koboi sejati dengan sebatang rokok Marlboro.

Dua belas tahun.

Awalnya perusahaan menggunakan model profesional. Tetapi Burnett yang ingin memastikan semuanya autentik merasa akan lebih meyakinkan jika model yang digunakan benar-benar koboi sungguhan. Anak laki-laki Norris, Bobby kepada KKTV mengatakan, eksekutif periklanan melihat sang ayah di sebuah surat kabar bersama temannya, aktor John Wayne dan langsung tertarik.

Tak lama mereka mendatangi sang ayah di peternakan miliknya. Menurutnya turun dari mobil para eksekutif itu langsung meminta kesediaan ayahnya menjadi bintang iklan Marlboro. Norris tak langsung mengiyakan. “Ayah marasa sedang sibuk dan meminta mereka kembali minggu berikutnya,” paparnya.

Tak pernah merokok.

Sejak itu selama 12 tahun Norris muncul di berbagai papan iklan dan  majalah sebagai Marlboro Man pertama yang tampil di layar kaca Amerika dan kawasan Eropa. Namun Norris yang tidak pernah merokok akhirnya meninggalkan perannya di Marlboro. "Dia selalu memberitahu kami anak-anaknya bahwa dia tidak pernah berniat merokok," kata Bobby.

Saat suatu ketika ia menjawab, "Jika ayah tidak ingin kami merokok, mengapa ayah jadi model iklan rokok?" Mendengarnya Norris seolah mendapat pencerahan. Hari itu juga ia menghubungi Phillip Morris, perusahaan yang memproduksi Marlboro dan menyampaikan keputusannya.

Respect though.

Sejak itu Norris meneruskan aktivitasnya di peternakan, memelihara hewan yang disukainya. Tahun 2003 pemilik lima bayi gajah dari  Zimbabwe ini membuka kandang khusus untuk hewan yang dicintainya itu. Tapi pada waktunya Norris menyerahkan hewan-hewan tadi pada kebun binatang. 

Salah satunya  di Binatang Fresno di California dan Norris yang peduli dengan setia mengunjungi hewan-hewan tadi. Sementara itu menyusul kepergiannya, pihak keluarga meminta agar sumbangan bunga dukacita diganti dengan sumbangan sukarela bagi Roundup for Autism dan  TAPS (Tragedy Assistance Program for Survivors) yang membantu keluarga para veteran militer.


Editor: Mia Fahrani

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA