Persib Hari Ini: Laga Panas Persib vs Persija Nyaris Berujung Rusuh

Persib

Jumat, 22 Mei 2020 | 08:07 WIB

200521200846-persi.jpg

PARTAI emosional dua musuh bebuyutan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta nyaris terhenti akibat membludaknya penonton hingga pinggir lapangan Stadion Siliwangi, Minggu, 22 Mei 2005. Meski tertunda hingga 30 menit, pertandingan di babak lanjutan Liga Djarum Indonesia 2005 itu berjalan juga dengan skor imbang 1-1.

Koran Tempo menulis, gol Maung Bandung berasal dari sontekan Boy Jati Asmara pada menit ke-30 yang memanfaatkan umpan Erik Setiawan dari sektor kanan. Sedangkan gol penyeimbang Persija tercipta melalui tendangan bebas Ismed Sofyan di menit ke-70.

Stadion Siliwangi dipenuhi oleh bobotoh Persib dan di stadion itu tidak terlihat satu orang pun Jakmania. Stadion yang berkapasitas 20 ribu penonton itu sesak oleh bobotoh sehingga pihak keamanan terpaksa mengevakuasi anak-anak kecil yang menonton pertandingan itu ke dalam lapangan melewati pagar pengaman.

Tindakan itu disusul oleh aksi bobotoh yang memanjat pagar pengamanan masuk ke lapangan bagian dalam hingga menyemuti pinggiran lapangan.

Saat istirahat babak kedua pertandingan nyaris dihentikan pengawas pertandingan M. Soleh akibat penonton memasuki pinggiran lapangan. Tarik-ulur antara Manajer Persija IG.K. Manila dan pihak panitia pelaksana pertandingan berlarut-larut hingga 30 menit di bawah hujan deras yang mengguyur stadion.

Akhirnya, Manila setuju meneruskan pertandingan dengan jaminan tertulis dari pihak kepolisian.

“Kami tadi tidak mau main karena penonton melebihi kapasitas stadion. Karena ada jaminan tertulis, kami setuju meneruskan,” kata Manila.

Menurut Manila, pertandingan tandangnya ke Bandung merupakan yang paling parah. Pasalnya, sejak mulai berlatih menjelang pertandingan teror bobotoh terus terjadi pada timnya. Bus yang ditumpangi tim Persija sempat dilempari bobotoh hingga satu kaca jendelanya pecah. Tidak hanya itu, baju Manila sempat terkena kotoran manusia yang dilempar bobotoh.

“Selama saya main bola ini paling parah,” katanya.

Pelatih Persib Bandung, Indra Thohir menyesalkan penundaan pertandingan itu. Menurut dia, ritme pertandingan anak-anak asuhannya telah rusak karena istirahat turun minum yang terlalu lama.

“Kami hilang konsentrasi,” kata Indra.

Dengan hasil itu, Persib tertahan di posisi empat klasemen sementara Wilayah I dengan mengoleksi nilai 22 dari 13 kali bermain. Sementara itu, pertandingan ini bagi Persija tidak mempengaruhi posisinya sebagai pemimpin klasemen. Pasukan besutan pelatih asal Moldova Arcan Iurie ini tetap memastikan juara paruh musim dengan nilai 30 dari 13 kali pertandingan.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA