Teja Paku Alam: PPLP, SAD Uruguay, Hingga Putri Umepal

Persib

Kamis, 16 Januari 2020 | 12:22 WIB

200116112225-teja-.jpg

TEJA Paku Alam resmi menjadi Penjaga gawang Persib Bandung. Teja melengkapi 5 penjaga gawang yang ada di skuat Maung Bandung.

Teja lahir di Painan, Sumatra Barat, Indonesia, 14 September 1994. Ia lahir dari pasangan (alm) Yusman dan Heldipon Dewi Putri.

Teja sebenarnya merupakan pengantin baru. Pasalnya, ia baru sajamenikahi Putri Umepal pada 6 November lalu. Putri Umepal merupakan seorang dokter.

Dari penelusuran galamedianews, sebelum berseragam Sriwijaya FC dan Semen Padang, Teja dididik di Diklat Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) tingkat Provinsi Sumatera Barat pada 2009.

Dia pun sempat dilirik oleh sekolah olahraga terkenal di Jakarta, Diklat Ragunan.

Talenta Teja semakin digembleng ketika mampu menembus skuad SAD Uruguay atau Deportivo Indonesia pada tahun 2011.

Selama setahun di Uruguay, Teja bergabung dengan Sriwijaya U-21 pada tahun 2012. Hanya semusim, Teja Paku Alam langsung dipromosikan ke tim senior.

Sebelum naik ke tim utama, kiprah Teja Paku Alam terhitung lumayan dengan membawa Sriwijaya juara Liga Super Indonesia U-21 pada musim 2013.

Kala itu, usia Teja Paku Alam masih tujuh belas tahun dan sangat sulit meraih posisi sebagai kiper utama di skuad Laskar Wong Kito.

Keberadaan Ferry Rotinsulu dan disusul Dain Agus Prasetyo di bawah mistar Sriwijaya, membuat Teja Paku Alam harus bersabar untuk menjadi pemain inti.

Meski sudah merasakan debut profesional pada musim 2013 ketika menggantikan Ferry Rotinsulu yang berhalangan main, kesempatan asli Teja Paku Alam baru datang pada 2016.

Terhitung sejak 2013 hingga kontestasi Liga 1 musim 2018, sudah 77 kali Teja Paku Alam dipercaya untuk mengawal gawang Sriwijaya FC.

Namun Sriwijaya FC terdegradasi. Lalu ia bergabung dengan Semen Padang yang baru saja promosi ke Liga 1. Namun kini Semen Padang kembali terdegradasi ke Liga 2. teja akhirnya berlabuh ke Persib.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA