Pengamat : Aib Besar jika Persib Tak Bisa Main di Home Base

Persib

Minggu, 12 Januari 2020 | 11:05 WIB

200112110740-penga.jpg

PENGAMAT Sepakbola sekaligus Pendiri Flower City Casual, Arlan Sidha menyayangkan bila Persib Bandung tidak bisa bermarkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) atau Si Jalak Harupat pada musim Liga 1 2020.

Sebagai tim besar, seharusnya persoalan home base ini tidak perlu menimpa Persib setiap tahunnya.

"Kita bisa bayangkan Persib tim besar dan punya sejarah. Tapi soal stadion tidak pernah selesai. Seharusnya sudah bisa diselesaikan dengan adanya GBLA. Ini harus jadi perhatian manajemen dan pemerintah," ujarnya yang dilansir prfmnews.com, Minggu (12/1/2020).

Menjadi tim musafir, tentu akan menjadi aib besar bagi Persib. Apalagi animo bobotoh menyaksikan pertandingan sangat besar.

"Kalau liga 2020 nanti kita akan menjadi tim musafir, ini kan berbahaya pridenya hilang," tuturnya.

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana memperbolehkan pemakaian Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk pertandingan Persib dengan syarat tanpa dihadiri penonton.

Pasalnya zona II yang berada di tribun penonton wewenang pengelolaannya masih oleh pihak kontraktor PT Adhi Karya dan hingga kini belum diserahterimakan kepada Pemkot Bandung.

Menanggapi pernyataan tersebut, Arlan menilai jika sepakbola tidak melulu soal pertandingan saja, melainkan ada roh yang harus dijaga yakni hiburan bagi masyarakat.

"Ya kalau tanpa penonton rohnya tidak ada, sepak bola ini hiburan dan harus bisa disaksikan penonton, kalau bisa di GBLA bisa dipakai tapi tanpa penonton buat apa ada liga. Bobotoh akan kecewa, karena sebagai suporter kita punya peran besar," pungkasnya. 

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA