Mantan Wakil Bupati Bandung Ambil Formulir Balon Bupati ke Partai Golkar

Pemilu

Selasa, 12 November 2019 | 14:39 WIB

191112144121-manta.jpg

Engkos Kosasih


MANTAN Wakil Bupati Bandung H. Deden Rukman Rumaji mengambil formulir pendaftaran bakal calon (balon) bupati Bandung yang ke-11 di Kantor DPD Partai Golkar di Jalan Raya Soreang-Banjaran Desa Cingcin, Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, Selasa (12/11/2019).

Deden mengambil formulir untuk maju di Pilkada Kabupaten Bandung 2020-2025 atas nama pribadi. Sebelumnya, Deden menjadi wakil Bupati Bandung mendampingi Bupati Bandung H. Dadang M. Naser periode 2009-2014. Saat itu, Deden diusung Partai Golkar.

"Saya bukan manusia sempurna, in sha Allah sudah menjalankan tugas sebagai wakil bupati Bandung yang baik saat itu. Selama mendampingi beliau (H. Dadang M. Naser) ada ketidapuasan. Saya merasa kerja belum maksimal membantu bupati Bandung saat itu. Banyak yang belum dikerjakan dan masih punya hutang kepada masyarakat Kabupaten Bandung," ungkap Deden kepada wartawan disela-sela mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati Bandung.

Sebagai manusia biasa, Deden tak bisa melawan takdir, namun pada periode berikutnya 2014-2019 ia tak bisa mendampingi bupati Bandung saat ini. "In sha Allah dengan izin Allah, bisa membayar utang kepada masyarakat melalui pendaftaran bakal calon bupati Bandung," katanya.

Deden mengaku paham kondisi geografis Kabupaten Bandung, dan sudah mengenal karakter masyarakat Kabupaten Bandung.

"Di mana kurangnya maupun lebihnya, serta boroknya serta sehatnya kondisi Kabupaten Bandung saya sudah mengenalnya," katanya.

Deden mengaku sudah menyiapkan visi misi dalam menghadapi pencalonan bupati Bandung tersebut. Apa yang menjadi prioritas dalam pembangunan mendatang sudah disiapkan segala sesuatunya.

Meski demikian, ia pun mengaku bukan yang terbaik dalam pencalonannya tersebut. "Tetapi saya sangat memahami Kabupaten Bandung, dan memahami makna sabilulungan. Saya ini sabilulungan ori. Saya berharap bisa melanjutkan program bupati Bandung yang saat ini masih menjabat," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Tim Seleksi Calon Bupati Bandung H. Cecep Suhendar mengatakan, dari hari pertama pembukaan pendaftatan bakal calon bupati Bandung, hingga saat ini sudah ada 11 orang yang mengambil formulir pendaftaran.

"Pak H. Deden Rukman Rumaji adalah yang ke-11m setelah sebelumnya ada 10 orang pada hari pertama pembukaan pendaftar bakal calon bupati Bandung, Minggu (10/11/2019)," katanya.

Cecep mengatakan, dalam penjaringan bakal calon bupati Bandung ada persyarayan khusus dan umum. Persyaratan khusus di internal partai dan umum dari masyarakat luas.

"Ini untuk melanjutkan kader kepala daerah sebelumnya," katanya.

Ke-10 kader partai Golkar sebelumnya yang sudah mengambil formulir, yakni H. Yoga Santosa (Fungsionaris Golkar), Ferry Sandiana (Ketua Kadin Kabupaten Bandung), H.M. Dadang Supriatna (Anggota DPRD Provinsi Jabar), H. Sugianto (Ketua DPRD Kabupaten Bandung), Hj. Nia Kurnia (Ketua TP PKK Kabupaten Bandung), H. Firman B Soemantri (Anggota DPRD Kabupaten Bandung), Tubagus Raditiya (Fungsionaris Golkar Jabar), H. Anang Susanto (Anggota DPR RI), Whendi Irawan (Sekretaris MKGR Jawa Barat), dan Uben Yunara (Ketua PC SPTSK SPSI Kabupaten Bandung).

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA