KBM Ecotourism Divre Janten Siapkan Disinfektan

Pariwisata

Jumat, 27 Maret 2020 | 10:49 WIB

200327105036-tak-s.jpg

ist

MENCEGAH penyebaran  virus corona (Covid -19) di objek wisata,  Kesatuan Bisnis Mandiri (KBM) Ecotourism Perhutani Divisi Regional (Divre) Jabar dan Banten (Janten) melakukan berbagai sejumlah langkah antisipasi. Salah satunya dengan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh objek wisata.

“Di lokasi wisata kami juga menyediakan sarana mencuci tangan dan hand sanitizer serta melakukan penyemprotan cairan desinfektan. Termasuk pemasangan banner dan spanduk mengenai perlawanan terhadap penyebaran virus tersebut,” kata General Manager KBM Ecotourism Divre Janten, Agus Mashudi, Jumat (27/3/2020).

Objek wisata di bawah pengelolaan KBM Perhutani yakni Cluster Ciwidey (Kawah Putih, Rancaupas, Patuha Tjiwideij, Cimanggu), Cluster Cikole (Cikole Jayagiri Resort Barat dan Timur), Cluster Galunggung (Galunggung dan Kawah Karaha) dan Cluster Cilember (Curug Cilember, Curug 7 dan Curug Panjang).

Agus menyebutkan ada tujuh langkah yang dilakukan, di antaranya tetap melakukan pelayanan kepada pengunjung dengan baik dan ramah, tidak melakukan kontak dengan pengunjung terlalu dekat minimal jarak 1 meter terutama pengunjung yang terindikasi flu atau pilek.
 
"Selalu memakai masker ketika sedang bertugas, selalu membersihkan tangan dengan antiseptik ketika selesai melakukan transaksi kepada pengunjung, dan selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan wana wisata," tambahnya.

Langkah lainnya membakar sampah bekas pengunjung setiap hari di tempat khusus, dan berkoordinasi dengan pimpinan secepatnya ketika menemukan gejala-gejala penyebaran virus corona di lokasi wana wisata.

Agus mengungkapkan, lokasi wisata Perhutani yang berada di Cluster Ciwidey, Cluster Cikole, Cluster Galunggung dan Cluster Cilember tutup sementara terhitung mulai 23-31 Maret 2020.

Ia mengatakan keputusan ini merujuk pada Surat Edaran Bupati Bandung Barat, Bupati Bandung, Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat, Maklumat Kapolri dan surat Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mengenai kewaspadaan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di sektor wisata.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA