PT KAI Daop 6 Terapkan Social Distancing dan Penyesuaian Jadwal KA BIAS

Pariwisata

Sabtu, 21 Maret 2020 | 19:14 WIB

200321191754-pt-ka.jpg

Tok Suwarto

PT KERETA Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta, mulai Sabtu (21/3/2020) menerapkan social distancing atau pembatasan jarak antar penumpang di kawasan  stasiun maupun di dalam KA lokal dan KA jarak jauh, untuk mencegah penyebaran virus corona atau Corona Virus Disease (Covid 19).

Dalam penerapan social distancing di stasiun, PT KAI Daop 6 Yogyakarta memberi tanda batas di beberapa titik, seperti loket, boarding area, mesin check in mandiri, tempat duduk ruang tunggu dan lain-lain. Berdasarkan ketentuan social distancing, jarak antar penumpang di stasiun ditetapkan kurang lebih satu meter.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Budiyanto, mengungkapkan, social distancing tersebut diterapkan untuk mendukung upaya pencegahan dan menekan penyebaran Covid 19 di wilayah kerja KAI. Dia menghimbau, para penumpang agar memahami penerapan social distancing, agar upaya bersama menanggulangi penyebaran Covid 19 mencapai hasil maksimal.

"Demi kelancaran dan hasil dari social distancing yang maksimal, penumpang diharapkan mematuhi tanda batas mengantre dengan tertib dan duduk di tempat yang tidak ada tanda larangannya. Penumpang juga harus mengikuti seluruh arahan para petugas di stasiun," ujar Eko Budiyanto.


Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta itu mengungkapkan, para penumpang KA dapat melakukan proses boarding secara mandiri, disaksikan petugas boarding di stasiun keberangkatan. Penumpang cukup menunjukkan identitas diri dan boarding pass atau e-boarding pass, tanpa harus menyerahkannya ke petugas dan penumpang langsung melakukan scan barcode secara mandiri.

Menyinggung penerapan social distancing di atas KA, Eko menjelaskan, PT KAI Daop 6 Yogyakarta membatasi kapasitas KA lokal Prameks dan KA Bandara dari kapasitas maksimum 150 persen dalam satu kali perjalanan, menjadi maksimum 75 persen.  
Sedangkan di KA jarak jauh, kondektur dapat memindahkan penumpang ke kursi kosong jika ada permintaan dari penumpang.

"Penumpang dapat menghubungi kondektur yang bertugas melalui handphone yang nomernya tertera di setiap dinding kereta," jelasnya lagi.

Khusus di KA Bandara relasi Klaten - Bandara Internasional Adi Soemarmo (BIAS), lanjut Eko, PT KAI Daop 6 memberlakukan penyesuaian jadwal sementara. Penyesuaian jadwal KA BIAS periode tanggal 21 sampai 31 Maret 2020, dilakukan sebagai salah satu langkah antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 serta mendukung kebijakan pemerintah terkait pemberlakuan social distancing.

"Bagi calon penumpang yang akan menggunakan KA Bandara, mohon menyesuaikan kembali waktu perjalanannya dengan jadwal sementara KA Bandara," tuturnya.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta menambahkan, sejak awal Februari 2020 PT KAI telah menerapkan upaya pencegahan penyebaran Covid 19, seperti menyediakan hand sanitizer di area stasiun dan di rangkaian KA, melakukan pengecekan suhu badan penumpang dan sebagainya. Jika ada calon penumpang dengan suhu badan 38 derajat Celcius ke atas, dilarang melakukan perjalanan dan bea pemesanan tiket dikembalikan secara penuh dan tunai.

Sementara itu, sejak diterapkannya kebijakan social distancing, suasana di berbagai lokasi stasiun Solo Balapan tampak lengang. Di depan loket penjualan tiket, di ruang tunggu dan lain-lain, yang pada akhir pekan biasanya padat calon penumpang kali ini tampak sepi. Hanya sejumlah penumpang KA lokal yang menunggu keberangkatan, di ruang tunggu.

Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA