Bidik Wisman Berkualitas, KBRI Oslo Tampil di Pameran Pariwisata "Utforsk Verden"

Pariwisata

Senin, 27 Januari 2020 | 13:04 WIB

200127130439-bidik.jpg

ist

AWAL tahun 2020, KBRI Oslo langsung ‘tancap-gas’ jalankan mesin diplomasi ekonomi dan budaya melalui pelaksanaan promosi ragam destinasi wisata dan seni budaya Indonesia dalam pameran pariwisata di Norwegia, ‘Utforsk Verden (Explore The World)’, di Hotel Radisson Blu Scandinavia Oslo, 25-26 Januari 2020 lalu. Pamaren yang diselenggarakan oleh the Association of the National Tourist Offices Representatives Norway (ANTOR) tersebut merupakan pameran pariwisata yang khusus ditargetkan bagi para pelancong Norwegia yang hendak berwisata ke luar negeri (outbound tourism).

Pelaksana Fungsi Ekonomi 2 KBRI Oslo, Eftariyadi Badri menerangkan,

Dalam rilis yang diterima galamedianews, Senin (27/1/2020), penampilan foto keindahan Danau Toba Sumatera Utara sebagai latar belakang anjungan Indonesia dan penempatan peplika Komodo (Labuan Bajo), serta promosi destinasi wisata Borobudur, Mandalika dan Likupang menjadi andalan.

Pelaksana Fungsi Ekonomi 2 KBRI Oslo, Eftariyadi Badri menerangkan,  hal tersebut ditujukan untuk mendukung kebijakan nasional terkait destinasi super prioritas 2020 yang telah ditetapkan oleh Pemerintah RI. Selain itu, secara sinergis KBRI Oslo juga mempromosikan berbagai destinasi wisata andalan lainnya yang tersebar di seluruh nusantara.

Pada ajang pameran tersebut KBRI Oslo didukung oleh para pegiat pariwisata dari tanah air dan Norwegia, antara lain Bali Plus (Magazine), Novotel Nusa Dua Bali, Waterbom Bali, Diastana Luxury Villas Bali, Regina Adventures (Tour Operator), serta 1-2 Travel Agent (Oslo).

Sedangkan Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Oslo, Nina Evayanti menyampaikan, sebagai magnet pameran, anjungan Indonesia juga menampilkan pertunjukan seni budaya, yaitu Tari Cilinaya, Cendrawasih dan Kembang Tanjung oleh Kelompok Tari “Anak Indonesia” binaan KBRI Oslo, serta Tari Indang persembahan Kelompok Tari yang didatangkan langsung dari Provinsi Sumatera Barat.

Dubes Todung Mulya Lubis yang selama 2 (dua) hari berturut-turut mengomandoi Tim Promosi Indonesia pada pameran tersebut menyatakan bahwa upaya untuk mempromosikan Indonesia, baik di kancah pameran wisata yang ada (existing), maupun yang dilaksanakan secara mandiri (sole-event).

Mengutip data World Bank, Dubes Todung Mulya Lubis menyebut, GDP Norwegia sebagai salah satu yang tertinggi di dunia (+USD78,000) dan relevansinya dengan fakta bahwa lebih dari 60% warga Norwegia memiliki tradisi berlibur ke luar negeri, yang rata-rata membelanjakan sekitar USD4,300/perjalanan, dimana sekitar 80% dihabiskan untuk kuliner, akomodasi dan tiket atraksi (sumber: Virke/asosiasi bisnis-jasa-industri di Norwegia).

Dengan demikian, Wisman Norwegia merupakan pangsa pasar pariwisata yang berpotensi besar untuk dapat lebih banyak menyumbangkan devisa bagi Indonesia.


Editor: Brilliant Awal

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA