TransNusa Buka Rute Penerbangan Baru, Yana : Dapat Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Pariwisata

Rabu, 22 Januari 2020 | 17:17 WIB

200122165933-trans.jpg

Rio Ryzki Batee

WAKIL Wali Kota Bandung, Yana Mulyana berharap adanya pembukaan rute baru di Bandara Husein Sastranegara, dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayahnya. Terlebih, dengan pemindahan sejumlah rute penerbangan ke Bandara Kertajati (BIJB).

Hal itu dikatakan Yana Mulyana menanggapi maskapai penerbangan swasta, TransNusa yang membuka tiga rute penerbangan baru. Rute penerbangan tersebut, melayani tujuan Bandung-Yogyakarta, Bandung-Semarang dan Bandung-Tanjungkarang (PP) yang beroperasi di Bandara Husein Sastranegara. Selain itu, pihak maskapai pun menyiapkan bagasi gratis 15 kilogram untuk para penumpang.

"Kita mengapresiasi, mudah-mudahan bisa menambah kemudahan dan kedatangan wisatawan ke Kota Bandung," ungkapnya kepada wartawan di Bandara Husein Sastranegara, Jln. Pajajaran, Kota Bandung, Rabu (22/1/2020).

Menurutnya dengan pemindahan sejumlah rute penerbangan ke Bandara Kertajati, ikut mempengaruhi jumlah wisatawan yang datang ke Kota Bandung. Lebih jauh, pihaknya mendapat adanya laporan terkait penurunan wisatawan.

"Kita mendapatkan laporan adanya penurunan, memang tidak terlalu besar. Tapi wisatawan yang menggunakan pesawat, spending money dan daya belinya lebih besar dibanding moda transportasi yang lain," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Dirut TransNusa, Bayu Sutanto menerangkan, pembukaan rute penerbangan baru dilakukan berdasarkan analisis bahwa 50 persen penduduk di pulau Jawa merupakan penduduk Indonesia. Selain itu, Bandung dan Yogyakarta merupakan kota besar dan kreatif dibidang e-commerce.

"Kita punya kelebihan di ATR (pesawat), sehingga memberikan free tanpa bayar bagasi 15 kilogram. ATR dengan kapasitas 72 seat," katanya.

Pihaknya menargetkan penumpang yang menggunakan maskapai TransNusa adalah warga Bandung Raya yang memiliki penduduk yang terbilang cukup banyak. Seperti untuk rute Bandung-Yogyakarta, dengan segmen yang dibidik yaitu mahasiswa, pengusaha dan wisatawan domestik.

Sutanto menuturkan, pihaknya sudah melayani 45 rute penerbangan di wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi dan Kalimantan dengan menggunakan pesawat ATR 72-600. Pihaknya saat ini tengah memikirkan rute lainnya yang berpotensi dibuka, seperti di Kota Pontianak.

Sementara General Manager Angkasa Pura II Bandara Husein Sastranegara, Andika Nuryaman mengatakan bahwa aktivitas penerbangan di Bandara Husein Sastranegara mencapai 61 penerbangan. Pada 2020, Ia menargetkan bisa menambah penerbangan pesawat mencapai 81 penerbangan.

"Slot penerbangan domestik masih terbuka dan potensial. Saat ini terdapat tujuh maskapai penerbangan domestik yang melayani 9 kota di pulau Jawa dan luar pulau Jawa," tambahnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA