Goa Sunyaragi Bangunan Unik di Kota Cirebon

Pariwisata

Rabu, 20 November 2019 | 20:00 WIB

191120200255-goa-s.jpg


Akeh wong padha kedanan masakan

akeh wong padha kelingan pelayan

Ora klalen kesopanan ning sekabeh lelangganan.

Itulah penggalan lirik dari lagu Warung Pojok lagi daerah asal Cirebon. Cirebon merupakan kota wali yang berada di Jawa Barat tetapi bahasa umumnya tidak menggunakan bahasa sunda, disitulah keunikannya Cirebon mempunyai bahasa sendiri yaitu bahasa Cirebon. Selain karena bahasanya yang berbeda dari kota-kota yang ada di Jawa Barat, Cirebon mempunyai bangunan yang unik seperti candi yaitu “Goa Sunyaragi”. Goa Sunyaragi merupakan landmark Kota Cirebon yang berada dijalan Sunyaragi, Kec. Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat, dapat ditempuh dengan kendaraan beroda empat maupun dua. Untuk harga tiket masuknya hanya sebesar Rp 10.000. Goa Sunyaragi terdiri dari beberapa goa yang mempunyai fungsinya masing-masing.

Goa sunyaragi ini dulu merupakan taman sari dari keraton kasepuhan dibangun tahun 1703 M oleh Pangeran Kararangen Arya Carbon keturunan dari Sunan Gunung Jati . Sunyaragi artinya “Sunya” yang berarti sunyi “Ragi” yang berarti raga atau jiwa. Berfungsi untuk tempat meditasi . Luas 1,5 hektare dan ada 10 bangunan inti yang mempunyai namanya masing masing. Dibangun oleh pangeran kararngen pada 1703, Sunya (sunyi) Ragi (raga). Berfungsi untuk tempat meditasi atau tempat bertapa berluas 1.5 Ha. Ada 10 bangunan inti yang mempunyai nama masing-masing yakni :

Goa pengawal berfungsi untuk tempat bertapa para pengawal,Goa Pande kemasan berfungsi untuk membuat alat perang dan juga perabotan keraton, Goa Simanyang berfungsi untuk tempat penjagaan atau pos jaga, Goa Peteng memiliki lorong rahasia menuju gunung jati sekitar 12 Km yang digunakan untuk persembunyian oleh petinggi keraton dan juga untuk bertapa mencari ilmu Kanuragan, Goa Langse yang berarti tirai berfungsi untuk beristirahat atau bersantainya para petinggi keraton, Goa Arga jumut berarti tempat untuk mengambil jamuan khusus bagi tamu tamu raja dan ada ruangan khusus yang berfungsi untuk menuju Arab dan China, Goa Padang Ati berfungsi untuk menerangkan hati dan bertapa mewujudkan keinginanya, Goa Klanggengan berfungsi untuk bertapa khusus bagi raja atau sultan agar jabatanya kekal abadi, Goa Lawa tempat berkumpulnya banyak kelelawar, dan Goa Pawon berfungsi untuk menyimpan makanan yang sudah matang dan dijamin anti basi. Selain goa-goa yang tadi disebutkan ada keunikan yang lain yaitu “Patung Perawan Sunti” yang jika disentuh oleh orang khususnya perempuan yang masih lajang maka akan sulit jodoh, menurut pengurus Goa Sunyagi dan itu merupakan mitos yang unik.

Taman Goa Sunyaragi saat ini menjadi tujuan bagi para wisatawan lokal sebagai daya tarik wisata sejarah. Pemerintah kota Cirebon berusaha mengoptimalkan dalam melestarikan dan memanfaatkan Goa Sunyaragi sebagai salah satu daya tarik wisata budaya yang berharga bagi peningkatan pendapatan masyarakat dan pemerintah daerah. Peran gua Sunyaragi itu sendiri yang pertama sebagai tempat pagelaran seni yang diadakan setiap hari Sabtu sekitar pertengahan bulan di panggung kesenian terbuka. Yang kedua, sebagai penelitian peninggalan sejarah.

Ketiga, karena Goa Sunyaragi memiliki bangunan yang indah dan unik maka seringkali dijadikan sebagai kegiatan mengambil dokumentasi atau fotografi. Keempat, gua Sunyaragi pun dijadikan objek wisata, di sana pengunjung pun mendapat informasi dan pengetahuan menarik tentang gua Sunyaragi, selain itu terdapat wahana baru seperti sepeda gantung dan flying fox sehingga menambah daya tarik wisata. Lalu yang kelima, di gua Sunyaragi pun bisa menyelanggarakan pesta pernikahan bagi yang ingin mengadakan pernikahan bertema outdoor. Taman Goa Sunyaragi juga memiliki unsur budaya asing yaitu keramik yang terbuat dari China.

Goa Sunyaragi sebagai salah satu jejak sejarah di Kota Cirebon memiliki beberapa fungsi yang berbeda sesuai dengan nama-nama gua yang ada, namun secara garis besar fungsi dari Gua Sunyaragi adalah tempat meditasi, istirahat para raja,keluarga, dan prajurit serta tempat kegiatan kerajaan seperti pagelaran, dan menyambut tamu.

Oleh karena itu, jika kalian mengunjungi Kota Cirebon jangan lupa kunjungi juga Goa Sunyaragi ini selain mengenal sejarahnya kita juga dapat melihat keindahan struktur bangunan batu di sepanjang wilayah Goa Sunyaragi. Ayo kita lestarikan budaya Indonesia!.

Penulis Sarah Fadilla

Jatinagor

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA