Dikelola Profesional, Curug Cinulang Destinasi Unggulan Kabupaten Bandung

Pariwisata

Selasa, 12 November 2019 | 08:50 WIB

191112085054-dikel.jpg

Engkos Kosasih


ANGGOTA Komisi B DPRD Kabupaten Bandung Mochammad Luthfi Hafiyyan menyambut baik penataan Curug Cinulang di Desa Tanjungwangi, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung. Curug Cinulang menjadi salah satu destinasi wisata di wilayah timur Kabupaten Bandung.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bandung ini penataan tersebut berharap dapat lebih mengoptimalkan pengelolaan objek wisata Curug Cinulang yang sebelumnya dianggap kurang terurus.

"Curug Cinulang sekarang pengelolaannya oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat yang diharapkan nanti lebih profesional lagi pengelolaanya dan pemasukan ke kas Desa Tanjungwangi. Karena ada MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemprov Jabar dengan Pemkab Bandung melalui Disparbud Kabupaten Bandung dan pemerintahan Desa Tanjungwangi Kecamatan Cicalengka,” ungkap Luthfi kepada wartawan di Kantor MLH Center, Cicalengka, Kabupaten Bandung, Selasa (12/11/10).

Luthfi menyebut pengembangan destinasi wisata Curug Cinulang mendapat bantuan keuangan dari APBD Jabar sebesar Rp 2,7 miliar untuk pekerjaan konstruksinya.

Lebih dari itu, imbuh Luthfi, dengan pengelolaan yang profesional diharapkan pula pengunjung makin merasa nyaman dan tidak akan kecewa lagi berkunjung ke Curug Cinulang, meskipun mengeluarkan tiket lebih mahal, karena sebanding dengan yang ditawarkan.

Bukan sekedar sarana dan prasaran di lokasi Curug Cinulang saja, lanjut Luthfi, tapi akses infrastruksur jalan menuju Curug Cinulang pun kini sudah dibeton. Bahkan termasuk perbaikan drainase dan pemasangan tembok penahan tanah (TPT) di titik lokasi yang rawan longsor.

"Makanya, saya dalam kapasitas sebagai anggota Komisi B dan berasal dari Dapil 4, sempat meninjau perbaikan dan pelebaran Jalan Dampit yang menjadi akses menuju obyek wisata Curug Cinulang, untuk memastikan pengerjaan jalan dilaksanakan dengan baik," ungkapnya.

Menurutnya, perbaikan dan pelebaran Jalan Dampit tersebut sebagai salah satu upaya revitalisasi objek wisata Curug Cinulang. “Infrastruktur Curug Cinulang memang butuh penanganan serius, salah satunya terkait perbaikan akses menuju Curug Cinulang itu, selain sarana parkir yang lebih representatif di lokasi wisata,” kata Luthfi.

Ia mengungkapkan, harapan masyarakat ke depan, dengan dibangunnya jalan tersebut bisa menghubungkan jalan akses Kabupaten Bandung hingga Kabupaten Sumedang.

Camat Cicalengka Entang Kurnia menambahkan, pihaknya hanya memfasilitasi antara Pemprov Jabar dengan Pemerintahan Desa Tanjungwangi dalam pembenahan obyek wisata Curug Cinulang ini.

"Kami hanya memfasilitasikan dan mengkordinasikan, sebab Curug Cinulang tersebut merupakan aset Desa Tanjungwangi. Misalnya dalam hal pemberdayaan masyarakat sekitar Curug Cinulang, kita membina, memfasilitasi dan mengkordinasikannya," jelas Camat.

Curug Cinulang memiliki dua buah air terjun yang berketinggian ±50 meter, satu sama lain ±30 meter jaraknya. Air yang jernih, pemandangan yang indah, dapat membawa ketenangan dan kedamaian saat menikmati Curug ini. Dengan debit air yang besar dan derasnya air yang mengalir, pengunjung biasanya menikmati aliran air Sungai Citarik yang mengalir dari curug tersebut.

Selain menikmati air terjun yang indah, wisatawan juga dapat menikmati pendakian bukit yang terletak di seberang sungai. Tidak hanya pendakian bukit, di bagian atas tepat di samping sungai yang mengalir ke air terjun utama terdapat wahana bermain anak-anak.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA