Imam Besar Masjid Istiqlal Ajak Kaum Muslimin Salat Idulfitri di Rumah

Nasional

Sabtu, 23 Mei 2020 | 11:51 WIB

200523115304-imam-.jpg

IMAM Besar Masjid Istiqlal Prof KH Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa pelaksanaan salat Idulfitri atau Id merupakan ibadah sunah atau jika dikerjakan mendapat pahala namun jika ditinggalkan tidak berdosa.

"Saya perlu mengingatkan bahwa salat Id itu hukumnya sunah. Namun menjaga kesehatan diri dan keluarga itu hukumnya wajib," ujar Nasaruddin dalam konferensi pers Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Dia menambahkan, beragama yang benar itu hendaknya mendahulukan yang wajib baru kemudian sunnah. Untuk itu, dia mengimbau agar masyarakat melaksanakan salat Id di rumah untuk mencegah penularan virus Covid-19.

"Kita tidak boleh terlalu egois dalam beragama. Mungkin saja kita mendapat pahala sebanyak-banyaknya di masjid, namun ketika pulang ke rumah menyetor penyakit kepada keluarga. Kepada ibu bapak yang rentan terinfeksi virus," tambah dia.

Jika sudah terinfeksi virus, maka sulit memastikan apakah tahun berikutnya masih bisa berjumpa dengan bulan Ramadan.

"Masih banyak bulan Ramadan yang akan datang. Mari kita berdoa agar bulan Ramadan berikutnya tidak seperti ini. Mari kita menghemat umur, berikhtiar pindah dari takdir satu ke takdir lainnya," imbuh dia.

Untuk itu, dia kembali mengajak umat Islam untuk salat Id di rumah. Takbir juga dari rumah dan tidak mudik ke kampung halaman.

"Tidak perlu mudik, saat ini kita melakukan silaturahim online. Bergabung dengan takbir digital. Mari kita ramaikan dunia digital," ajak dia.

Nasaruddin juga mengajak masyarakat untuk melakukan tradisi baru, agar bangsa Indonesia bisa menang dalam perang melawan pandemi Covid-19.

Editor: Efrie Christianto

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA