Jembatan Penyeberangan Sungai Terputus, 10 Remaja SMP dan SMA Tewas

Nasional

Senin, 20 Januari 2020 | 16:36 WIB

200120163701-jemba.jpg

ANTARA

Warga lokal membantu pencarian korban hanyut akibat jembatan putus di Desa Bungin Tambun III Kecamatan Padang Guci Hulu Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Senin (20/1/2020).

JEMBATAN penyeberangan di atas sungai berarus deras di Desa Bungin Tambun III Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, terputus. Sebanyak 10 remaja berstatus siswa SMP maupun SMA tewas dalam insiden yang terjadi Minggu (19/1/2020) itu.

Pada Senin (20/1/2020), tim pencari dan penyelamat (SAR) telah menemukan seluruh korban hanyut.

"Pagi ini sudah ditemukan lagi tiga orang jadi total korban jiwa meninggal dunia yang sudah ditemukan seluruhnya 10 orang," tutur Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaur Provinsi Bengkulu, Ujang Syafiri saat dihubungi dari Bengkulu, Senin (20/1/2020).

Ia menjelaskan kronologis kejadian. Menurutnya, pada Minggu (19/1/2020) sekitar pukul 15.00 WIB, sekitar 30 anak remaja berstatus pelajar SMP dan SMA bersantai atau nongkrong di atas jembatan Sungai Padang Guci itu.

Kuat dugaan, kata Ujang, jembatan tak bisa menahan kelebihan beban. Pasalnya, jembatan menjadi satu satunya jalur hilir-mudik para petani sehingga membuat jembatan putus dan sekitar 20 orang jatuh ke sungai.

"Sebagian mampu menyelamatkan diri tapi 10 orang tidak berhasil melawan arus sungai sehingga terseret dan tenggelam," ungkapnya.

Hal ini menurut dia perlu diluruskan sebab informasi sebelumnya disebutkan bahwa jembatan Gedung Louis di Desa Bungin Tambun III itu putus akibat diterjang banjir bandang.

Pencarian korban jiwa dilaksanakan hingga Senin pukul 02.00 WIB di mana tim menemukan tujuh orang korban meninggal dan Senin pagi dilanjutkan pencarian dan tim menemukan tiga orang korban lainnya.

"Seorang korban terluka cukup parah masih dirawat di Rumah Sakit Cahaya Batin Kaur," ucapnya.

Warga lokal yang turut membantu pencarian korban, Nopri Anto mengatakan, korban meninggal ditemukan dalam radius 3 kilometer hingga 20 kilometer dari lokasi jembatan putus.

Berikut daftar korban meninggal dunia yang dirilis BPBD Kabupaten Kaur:

- Emilia binti Minut, warga Desa Manau IX II
- Yeni binti Kamharudin, Desa Manau IX II
- Pio bin Didi warga Desa Bungin Tambun
- Peri Rahman bin Tisri, Desa Pulau Panggung
- Migi bin Jon Armada warga Desa Rigangan
- Mika binti Sus, Desa Bungin Tambun III
- Viki bin Ida, Desa Pulau Panggung
- Intan Guspaini binti Indi Irawan warga Desa Bungin Tambun III
- Guspal Saputra bin Sarpudin warga Desa Tanjung Ganti
- Ipan bin Ujang warga Desa Pulau Panggung

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA