Kemenparekraf Promosikan Kuliner di Bursa Promosi di Belanda

Nasional

Sabtu, 18 Januari 2020 | 07:32 WIB

200118073628-kemen.JPG

KEMENTERIAN Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dengan tim Wonderful Indonesia mempromosikan kekayaan kuliner dan kopi serta minuman tradisional di bursa promosi wisata Vakantiebeurs yang berlangsung di Jaarbeurs, Utrecht, Belanda, selama lima hari dari tanggal 15 -19 Januari 2020 jadi kekuatan menjaring wisatawan.

"Promosi pariwisata yang dikombinasikan dengan promosi grastronomi menjadi kekuatan Indonesia dalam menjaring wisatawan mancanegara khususnya dari Belanda", ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenparekraf Nia Niscaya kepada Antara London, Sabtu (18/1/2020).

Kemenparekraf hadir dengan paviliun Wonderful Indonesia juga mensponsori area makan seluas 120 meter persegi di seberang paviliun yang sebut dengan Wonderful Indonesia Terrace.

Bekerja sama dengan Chef Agus Hermawan dari Ron Gastrobar Indonesia, duta Ikon Kuliner Indonesia di Belanda tampil di Wonderful Indonesia Terrace memberikan cita rasa Indonesia dimana Chef Agus menyajikan hidangan khas seperti Taco Ayam Besisit Bali, Ikan Kemiri, dan BBQ Sate Ayam.

Selama Vakantiebeurs setiap hari Pavilliun Indonesia menggelar demo memasak makanan tradisional Indonesia yang bertujuan mempromosikan kuliner untuk memberikan pengunjung pengalaman lain tentang keindahan dan kekayaan budaya Indonesia,

Dikatakannya selain itu dimaksudkan untuk mendukung pencalonan Ubud sebagai prototipe UNESCO Tujuan Gastronomi Dunia pada tahun 2020.

“Gastronomi memiliki peran penting dalam bisnis pariwisata karena merupakan faktor yang tidak dapat dipisahkan, baik untuk kebutuhan dasar konsumsi dan liburan. Jika Ubud dipilih, pasti akan menarik lebih banyak pengunjung untuk datang ke Indonesia, ujar Nia Niscaya.

Di paviliun Indonesia juga mempromosikan citarasa berbagai jenis kopi dan minuman tradisional seperti Wedang Uwuh, Bir Mataram dan Kinca yang merupakan hasil riset yang ditampilkan Retno pada Festival Kuliner Candi Sojiwaan di Jawa Tengan.

Menurut Retno Wulandari, pemilik Kebun Kita Organic Farming di Yogya yang bertugas menyediakan miniman tradisional kepada Antara London, Sabtu (18/1/2020) mengatakan selama dua hari banyak pengunjung yang antri mencicipi minuman tradisional Indonesia.

Editor: Rosyad Abdullah

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA