Dulu Jualan Asinan di Kampung, Pemilik Bisnis Skin Care Ini Sekarang Duduk di BPP HIPMI

Nasional

Jumat, 17 Januari 2020 | 20:42 WIB

200117203452-dulu-.jpeg

ist

MERAIH kesuksesan bukanlah hal yang mudah karena memerlukan perjuangan yang cukup keras dan motivasi yang tinggi. Tidak cuma itu, meraih kesuksesan pun perlu kesabaran yang tentunya harus diiringi dengan doa kepada Yang Maha Kuasa.

Buah itulah yang kini dirasakan oleh Anisa Khoirunnisa, salah seorang pengusaha asal Jasinga Bogor yang sukses di bisnis kosmetik dan baju hijab. Bahkan kini pemilik brand Chaca Skin Care dan Chaca Hijab ini berhasil mendapatkan pendapatan yang cukup lumayan setiap bulannya.

Tidak hanya itu saja, kesuksesan Anisa terlihat jelas dari keterlibatannya di berbagai organisasi bisnis. Seperti halnya berkarir di Japnas Jabar, Junior Chamber Internasional, IPEMI, IWAPI, dan BPD HIPMI Jabar.

Bahkan yang lebih menariknya lagi, pada tanggal 15 Januari 2020 kemarin, srikandi yang akrab disapa Teh Chaca ini dilantik menjadi salah satu bagian dari Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) masa bakti 2019-2022.

Prestasi itu sangat membanggakan, terlebih menjadi seorang anggota BPP HIPMI bukanlah perkara mudah. Bahkan tidak semua pengusaha bisa mendapatkan kesempatan eksklusif seperti itu.

Sekilas ke belakang, perempuan asal Bogor ini memiliki masa kecilnya yang perih. Ia sempat menjadi penjual asinan khas Bogor secara keliling di kampungnya. Bisa disebut jika ia bukan siapa-siapa.

Kehidupan ekonominya sering mengalami keterbatasan. Apalagi sejak SD dirinya pun telah ditinggal meninggal oleh sang ibu tercinta. Sehingga Chaca pun tinggal bersama sang ayah yang juga merupakan seorang pensiunan.

Namun demikian hal tersebut tidak membuat bungsu dari 9 bersaudara ini menyerah. Justru disaat kebutuhan yang mendesak itulah naluri bisnisnya muncul. Sehingga ia pun mulai belajar bisnis dengan menjajakan gorengan dan rujak asinan khas Bogor keliling kepada masyarakat di sekitarnya.

"Mungkin itu awal naluri bisnis saya muncul, dan itu terus saya kembangkan dengan belajar. Alhamdulillah bisa seperti sekarang ini," katanya, Jumat (17/1/2020).

Seiring berjalan waktu, banyak bisnis yang sempat digelutinya. Itu berimbas pada perkembangan ekonominya yang ikut meningkat. Bahkan ketika memulai membuka skin care dan usaha hijab 11 tahun yang lalu, bisnisnya melejit.

Apalagi ketika ia bertemu dengan Teh Ninih Aa gym dan Umi Yusuf di Bandung. Perkembangan bisnis pun mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Apalagi Teh Ninih dan Umi Yusuf ikut memberikan dorongan motivasi dan doa padanya. Termasuk juga ketika dirinya aktif terlibat pada beberapa organisasi pengusaha, membuat usahanya semakin berkembang. 

Meski demikian, pengusaha perempuan yang supel ini tidaklah lupa dengan perjalanan hidupnya dalam meraih kesuksesan. Sehingga ia pun banyak membantu dan memotivasi para pengusaha baru.

"Pada intinya perbanyak silaturahmi dengan relasi, kita bisa mendapatkan teman baru, ilmu baru dan peluang peluang yang baru. Ini yang selalu saya tekankan pada wirausaha baru supaya bisa sukses," jelasnya.

Termasuk juga ketika dirinya mendapat tawaran untuk bergabung di BPP HIPMI. Hal tersebut pun tidaklah lepas dari buah silaturahmi.

"Selama ini saya ingin menjadi orang yang bermanfaat bagi banyak orang. Oleh karena itulah di BPP HIPMI ini saya ingin menularkan virus kewirausahaan kepada generasi muda sehingga mereka bisa sukses. Yang penting generasi muda harus memiliki jiwa wirausaha yang kuat, spirit yang kuat, doa yang kuat dan mandiri. Ini sangat penting karena Insya Allah itu menjadi ciri dari orang sukses. Tapi ingat kalau sudah sukses jangan sombong," pungkasnya.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA