Kasus Suap Dirut PTPN III, Jaksa KPK Tuntut Pengusaha Pieko 2 Tahun Penjara

Nasional

Kamis, 16 Januari 2020 | 07:19 WIB

200116072400-kasus.jpg

JAKSA KPK menuntut pengusaha Pieko Njotosetiadi 2 tahun penjara karena dinilai terbukti menyuap Direktur Utama (Dirut) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III, Dolly Parlagutan Pulungan, sebesar Rp3,55 miliar terkait pembelian gula kristal putih.

"Menyatakan, terdakwa Pieko Njotosetiadi terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana selama 2 tahun dan pidana denda sebesar Rp250 juta subsider 6 bulan kurungan," kata jaksa penuntut umum (JPU) KPK, Subari Kurniawan, di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Rabu.

Tuntutan tersebut berdasarkan dakwaan alternatif kedua dari pasal 5 ayat 1 huruf b UU No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Hal yang memberatkan, terdakwa tidak mendukung upaya pemerintah dan masyarakat yang sedang giat-giatnya memberantas korupsi khususnya pada sektor pangan sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Hal yang meringankan, terdakwa berlaku sopan, belum pernah dihukum, menyesali perbuatan dan sering sakit serta lanjut usia," ungkap jaksa.

Dalam perkara ini Pieko Njotosetiadi selaku Direktur Utama PT Fajar Mulia Transindo dan Penasihat PT Citra Gemini Mulia dinilai terbukti memberikan uang tunai sebesar 345 ribu dolar Singapura atau setara Rp3,55 miliar kepada Dolly Parlagutan Pulungan selaku Dirut PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III (Persero) melalui I Kadek Kertha Laksana selaku Direktur Pemasaran PT PTPN III.

Pemberian suap itu disebabkan karena Dolly dan Kadek telah memberikan persetujuan Long Term Contract (LTC) atau Kontrak Jangka Panjang kepada Pieko atas pembelian gula kristal putih yang diproduksi petani gula dan PTPN seluruh Indonesia yang distribusi pemasarannya dikoordinir PTPN III (Persero) Holding Perkebunan.

PTPN III (Persero) adalah BUMN Holding Perkebunan yang bergerak di bidang pengelolaan, pengolahan dan pemasaran hasil Perkebunan. Komoditas yang diusahakan adalah tebu, kelapa sawit, karet, teh, kopi, kakao, tembakau, aneka kayuan, buah-buahan dan aneka tanaman lainnya. Sebagai perusahaan induk (holding), PTPN III mempunyai anak perusahaan perkebunan yaitu PTPN I, II, IV sampai XIV.

Editor: Rosyad Abdullah

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA