Armada Pengangkut Sampah Gantikan Fungsi TPS di Permukiman Kota Solo

Nasional

Senin, 9 Desember 2019 | 19:38 WIB

191209193850-armad.jpg

Tok Suwarto

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo ketika menyerahkan armada roda tiga untuk pengangkut sampah permukiman di wilayah kelurahan hasil pemekaran, Senin (9/12/2019).

MASALAH sampah di permukiman wilayah kelurahan baru hasil pemekaran di Kota Solo, yang dikeluhkan masyarakat akibat tidak tersedianya armada pengangkut sampah akhirnya teratasi. Pemkot Solo secara khusus, Senin (9/12/2019), menyerahkan sejumlah armada pengangkut sampah jenis roda tiga yang mampu menjangkau permukiman penduduk, untuk dioperasikan di kelurahan baru, yakni Kelurahan Mojo, Kelurahan Joglo dan Kelurahan Banjarsari.

Sekretaris Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Pemkot Solo, Budi Murtono, menjelaskan, dalam sistem pengelolaan sampah tanpa tempat pembuangan sementara (TPS) yang diterapkan Pemkot Solo, pembuangan sampah di permukiman sangat tergantung armada pengangkut sampah untuk menggantikan fungsi TPS. Akibat selama ini belum tersedia armada pengangkut sampah di Kelurahan Joglo, Kelurahan Banjarsari dan Kelurahan Mojo, pelayanan kebersihan sampah di wilayah kelurahan baru hasil pemekaran itu tidak optimal.

"Di Kelurahan Mojo, misalnya, operasional mobil pengangkut sampah milik Kelurahan Semanggi harus juga melayani wilayah baru itu. Kami mempertimbangkan pengadaan armada roda tiga untuk menjangkau permukiman di tiga kelurahan baru itu," katanya kepada wartawan di Balai Kota Solo.

Menurut Budi, konsekuensi dari sistem pengelolaan sampah tanpa TPS adalah ketersediaan armada pengangkut sampah di wilayah permukiman. Terkait masalah itu, dia menyatakan, selain pengadaan armada pengangkut sampah di kelurahan baru, Pemkot Solo juga menambah armada mobil pengangkut sampah di kelurahan yang membutuhkan, seperti Kelurahan Pajang.

"Tahun 2020 nanti TPS akan ditutup semua. Sebagai pengganti butuh tambahan armada pengangkut sampah supaya sampah dipermukiman terangkut seluruhnya," jelasnya.

Selain pengadaan armada angkutan sampah, sambung Budi, di masa akhir tahun anggaran 2019 ini Pemkot Solo juga menyerahkan kendaraan dinas untuk fasilitas kesehatan di UPT RSUD Bung Karno Semanggi, kendaraan operasional untuk Samsat Surakarta, serta mobil patroli petugas Satpol PP sebanyak dua unit. Sedangkan awal tahun 2020 mendatang, Pemkot Solo akan melengkapi kebutuhan mobil dinas bagi kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Sekretaris BPPKAD itu menambahkan, saat ini saja ada dua kepala OPD yang mobil dinasnya tergolong tua keluaran tahun 2006 dan 2007 yang belum diganti. Dia menyebut contoh mobil dinas Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin), termasuk kategori mobil dinas berusia tua yang tahun depan diprioritaskan akan diganti.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA