Penderita TBC di Indonesia Peringkat Tiga Terbanyak Dunia

Nasional

Senin, 9 Desember 2019 | 16:55 WIB

191209165400-pende.jpg

dunia-energi.com

ilustrasi

INDONESIA berada di peringkat ketiga negara dengan penderita TBC terbanyak di dunia. Demikian kata Ketua Dewan Pembina Stop TB Patnership Indonesia, Arifin Panigoro saat bertemu dengan Presiden RI Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (9/12/2019).

Arifin memimpin delegasi Aksi Stop Tuberkulosis (TBC) Dunia bersama Lucica Dititu selaku Direktur Eksekutif Stop TB Partnership. Menurutnya, dunia mempunyai target untuk mengeliminasi jumlah penderita TBC pada tahun 2030.

"Kami fokus bagaimana tuberkulosis di Indonesia ini dengan cepat bisa kita turunkan jumlahnya karena dunia ini punya target dalam waktu 2030, 10 tahun dari sekarang, cita-citanya kita berkeinginan mengeliminasi TBC dan ini pekerjaan yang sangat tidak gampang untuk kita di Indonesia ini," terangnya.

Arifin menyebut, Presiden Joko Widodo menaruh perhatian terhadap kondisi tuberkulosis di Indonesia. Menurut di, perlu kerja sama semua pihak dari berbagai sektor untuk mengatasi tuberkulosis di Indonesia.

"Tentu Pak Presiden sangat peduli karena kan jumlahnya gede banget, 300 orang sehari meninggal, 100 ribu setahun orang meninggal di Indonesia. Ya memang Indonesia besar dan itu bahwa kita harus bekerja sama," tambah dia seperti ditulis wartawan "PR", Dhita Seftiawan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

"Satu hal yang tadi saya sampaikan juga untuk mempermudah kerja sama antarkementerian, sekarang ini sedang dirancang peraturan presiden khusus tentang tuberkulosis supaya nanti kerja sama antara Menteri Kesehatan dengan menteri-menteri lainnya ini bisa lebih lancar," papar Arifin.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA