Helmy Yahya Lakukan Mediasi dengan Dewan Pengawas TVRI

Nasional

Jumat, 6 Desember 2019 | 10:43 WIB

191206104539-helmy.jpg

DIREKTUR Utama TVRI, Helmy Yahya Jumat (6/12/2019) ini tengah melakukan mediasi dengan Dewan Pengawas TVRI di kantor Kementerian Informasi dan Teknologi. Upaya mediasi ini menyusul surat penonaktifan Direktur Utama (Dirut) TVRI Helmy Yahya oleh Dewan Pengawas TVRI.

"Ketua Dewas (Dewan Pengawas) dan Pak Dirut sedang melakukan mediasi bersama Pak Menteri Kominfo di Kantor Kementerian," kata Direktur Progam dan Berita TVRI, Apni Jaya Putra yang dilansir dari merdeka.com, Jumat.

Sebelumnya, pasca penerbitan surat tersebut Helmy Yahya melakukan upaya perlawanan kepada dewan pengawas. Dia mengaku hingga saat ini masih menjabat sebagai Dirut.

"Saya tetap Dirut TVRI yang sah. Intinya saya masih tetap dirut sah bersama seluruh direksi," kata Helmy Yahya saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (5/12/2019).

Helmy pun mengirim surat bantahan terhadap surat itu. Menurutnya, surat Ketua Dewan Pengawas TVRI cacat hukum dan tidak mendasar sehingga surat keputusan tidak berlaku.

Surat Bantahan

Bahwa pemberhentian anggota dewan direksi diberhentikan sebelum habis masa jabatan apabila tidak melaksanakan ketentuan undang-undang, bertindak merugikan lembaga, dipidana karena melakukan tidak pidana.

"Bahwa saya akan tetap menjalankan tugas sebagai Direktur Utama TVRI," tulis dalam surat Helmy Yahya No 1582/1.1/TVRI/2019 tentang Tanggapan Terhadap Surat Dewan Pengawas No 241/DEWAS/TVRI/2019 tentang SK Dewan Pengawas Nomor 3 Tahun 2019.

Adapun Dewan Pengawas TVRI terdiri dari Maryuni Kabul Budiono, Supra Wimbarti, Arief Hidayat Thamrin, Pamungkas Trishadiatmoko, dan Made Ayu Dwie Mahenny.

Dalam surat yang ditandatangani Ketua Dewan Pengawas TVRI Arief Hidayat Thamrin disebutkan, menetapkan Supriyono Direktur Teknik Lembaga Penyiaran Publik TVRI sebagai Pelaksana Tugas Harian Dirut TVRI. Surat tersebut tertanggal 4 Desember 2019.

Helmy pun mengaku akan menggelar konferensi besok di kantornya untuk menjelaskan lebih detail mengenai permasalahan yang terjadi. "Saya akan menjelasakn lebih detail melalui konferesni pers besok di kantor," tegas Helmy.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA