Polisi Amankan 12 Orang Terkait Ledakan Bom di Polrestabes Medan

Nasional

Kamis, 14 November 2019 | 20:51 WIB

191114205044-polis.jpeg

medaninside

Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto.


POLISI bergerak cepat setelah ledakan diduga bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Rabu (13/11/2019). Terkait hal itu, hingga hari ini total sudah ada 12 orang yang diamakan oleh tim gabungan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri, Polda Sumut dan Polrestabes Medan.


Wakapolda Sumatera Utara, Brigjen Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto mengatakan, dari 12 orang yang diamankan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Ada sekitar 12 orang yakni orang tua dari pelaku, mertuanya, istrinya, kakak si pelaku kemudian tetangganya juga ada ini masih kita periksa, statusnya masih saksi," ujarnya di Polrestabes Medan, Kamis (14/11/2019).

Polisi, kata Mardiaz, masih terus bekerja insentif. Bahkan tim lapangan masih melakukan pengejaran terhadap beberapa orang yang ada kaitannya dengan terdua pelaku yang berinisial RMN (24).

Dari penggeledahan di sejumlah lokasi, dikatakan Mardiaz, pihaknya turut mengamankan barang bukti yang dicurigai berbahan peledak.

"Dari rumahnya ada ditemukan beberapa barang bukti berupa pipa yang diisi dengan kandungan kimia, kemudian panah beracun, dan juga alat las dari rumah tersebut," katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil interogasi terhadap istri terduga pelaku, selama ini mereka melakukan pengajian eksklusif.

"Dan ini tentunya masih kita dalami motif-motifnya apakah ada kaitan dengan istri sendiri dengan kejadian bom," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, ledakan terjadi di Makopolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, Rabu (13/11/2019) sekitar pukul 08.45 WIB.

Ledakan yang diduga bom bunuh diri itu dilakukan seseorang berinisial RMN (24). Terduga pelaku meledakkan diri di sekitar kantin Polrestabes Medan. Akibatnya, enam orang terluka.

Editor: Lucky M. Lukman

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA