Demi Lolos Seleksi CPNS, Peserta pun Berburu Jimat di Rawa Bening

Nasional

Selasa, 12 November 2019 | 15:26 WIB

191112152714-demi-.jpg

suara.com


BANYAK cara yang dilakukan para peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar bisa lolos seleksi. Salah satu yang banyak dilakukan adalah mencari jimat lolos seleksi CPNS.

Seperti yang dilakukan oleh salah seorang peserta seleksi CPNS, sebut saja namanya Kosasih (25), warga Jakarta. Ia pun berburu jimat dengan mendatangi Pasar Rawa Bening Jakarta Gems Center, Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (12/11/2019). Kosasih mengaku mencari jimat semata-mata untuk peruntungan.

Ia mengungkapkan mengetahui adanya penjual jimat tes CPNS setelah ramai diperbincangkan di media. Untuk itu, Randi pun berinisiatif mencari jimat ke Pasar Rawa Bening Jakarta Gems Center.

"Sebenarnya iseng-iseng saja. Siapa tahu bener beruntung, kayak undian aja," katanya seperti dilansir dari suara.com, Selasa.

Ia pun mengaku sempat kaget tatkala mengetahui harga jimat yang dijual hanya berkisar Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu. Namun ternyata, jimat tersebut masih berupa media perantara yang belum diisi amalan oleh sang ahlinya.

"Makanya kaget masa jimat tes CPNS harganya Rp 15 ribu," ujarnya.

Berkenaan dengan itu, Kosasih pun mengaku sebenarnya tidak terlalu percaya dengan hal klenik. Adapun, dia mencari jimat hanya untuk iseng-iseng semata.

"Sebenarnya lebih banyak enggak percayanya sih iseng-iseng aja kok," tandasnya.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) resmi membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2019 pada Senin (11/11/2019). Hal klenik pun turut mewarnai ajang seleksi CPNS tersebut.

Pasar Rawa Bening Jakarta Gems Center, Jatinegara, Jakarta Timur yang menjajakan berbagai batu akik, logam mulia, hingga jimat yang belakangan banyak diburu para peserta CPNS. Salah satu toko di Jakarta Gems Center milik Awan (33) yang kebetulan menjual beragama jimat mulai dari isim hingga istambul.

Awan mengaku telah berjualan jimat sejak tahun 2009 lalu. Salah satu jimat yang dijualnya yakni isim dengan kisaran harga mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu.

"Kalau yang panjang ini untuk ditaro disabuk, yang kotak biasa disimpan di dompet," tuturnya.

Kendati begitu, Awan mengatakan jimat isim yang dijualnya hanya lah media saja yang belum diisi oleh amalan. Menurut Awan, amalan tersebut nantinya baru akan di isi oleh orang-orang yang memang memiliki keahlian khusus.

"Jadi ini cuma media aja, belum ada isinya. Nanti yang ngisi itu biasanya orang pintar," ujarnya.

Menurut Awan berdasar pengetahuannya orang-orang yang menggunakan jimat jenis isim biasanya diperuntukkan sebagai daya pikat, kepercayaan diri, hingga penglaris bagi para penjual. Dia juga mengaku memasuki tahap seleksi pendaftaran CPNS banyak pula orang-orang yang mencari jimat isim untuk kepercayaan diri saat menjalani tes.

"Tapi kalau menurut saya sih itu mah sugesti aja," ungkapnya.

Editor: Kiki Kurnia

Bagikan melalui:

KOMENTAR

BERITA LAINNYA